Setelah Bebas Sekian Lama, Facebook Dkk Harus Bayar ke Pemerintah RI Bulan Depan

0
291
Facebook Logo
Copyright ©Sinar Harapan

Facebook dan Perusahaan Digital Lainnya Perlu Bayar Pajak ke Pemerintah RI

Oketekno – Seperti yang kita ketahui bahwa selama ini perusahaan Facebook dan perusahaan lainnya telah bergerak bebas di Indonesia, dimana mereka juga tidak memiliki pajak yang tetap di Tanah Air. Akan tetapi bulan depan tidak lagi demikian, dikarenakan mereka harus membayar pajak sesuai dengan ketentuan baru yang telah diberlakukan.

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan telah menetapkan bahwa ada 10 entitas luar yang menyediakan layanan, termasuk TikTok, Amazon, Alexa, Apple, hingga Walt Disney harus membayarkan pajak terhadap pemerintah RI mulai tanggal 1 September 2020 mendatang. Sehingga mereka akan dikenakan PPN sebesar 10 persen dari harga sebelum pajak.

Baca Juga: Samsung Galaxy M51 Muncul di Sertifikasi FCC dengan Fast Charging

“Dengan penunjukan ini maka sejak 1 September 2020, sepuluh pelaku usaha tersebut akan mulai memungut PPN atas produk dan layanan digital yang mereka jual kepada konsumen di Indonesia. Jumlah PPN yang harus dibayar pelanggan adalah 10 persen dari harga sebelum pajak,” begitulah keterangan dari surat resmi DJP dengan nomor SP-35/2020 sebagaimana dilansir dari CNN Indonesia.

Facebook Apps
Copyright ©REQnews

Untuk tanda bukti pembayaran pajak ini nantinya akan dicantumkan pada kwitansi atau invoice yang telah diterbitkan oleh penjual sebagai tanda bukti pungut PPN, dari sederet perusahaan digital yang dimaksud.

Baca Juga: Diblokir Play Store, 3 Cara Pasang Aplikasi di HP Huawei

Dikarenakan perusahaan raksasa sosial media ini juga ada 3 grup yang terkena, diantaranya yakni Facebook Ireland Ltd, Facebook Payment International Ltd, dan juga Facebook Technologies International Ltd.

Kemudian untuk lainnya yakni terdiri dari perusahaan Amazon.com Services LLC, Audible Inc, Alexa Internet, Audible Ltd dan Apple Distribution International Ltd, Tiktok Pte Ltd dan The Walt Disney Company (Southeast Asia) Pte Ltd.

Bukan cuman Facebook dan sederet perusahaan dimaksud ini saja yang akan kedapatan pajak, dikarenakan DJP sekarang ini tengah mengidentifikasi dan aktif berkomunikasi dengan perusahaan lain yang menjual produk digital luar negeri ke Tanah Air untuk dicari target pemungutan pajak berikutnya.

baca juga: Janji Samsung Terhadap Para Pengguna HP Android Besutannya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.