Apple Dituduh Salah Gunakan App Store

0
359
Copyright ©IBTimes

Peraturan App Store Dianggap Akal-Akalan Perusahaan Mencegah Adanya Pesaing

Oketekno – Perusahaan Apple terkenal dengan produknya yang berbeda daripada perangkat lain, dikarenakan memang bukan cuman membuat perangkat kerasnya saja, melainkan perusahaan asal Cupertino ini juga menciptakan layanan software khusus untuk sederet perangkat besutannya, termasuk yang paling populer yakni App Store.

Melalui aplikasi tersebut para pengguna iPhone bisa memasang aplikasi dengan mudah dan aman, akan tetapi setelah diselidiki selama kurang lebih setahun oleh Federal Antimonopoly Service (FAS) Rusia terhadap perusahaan Apple, didapati ada penyalahgunaan yang terjadi terhadap toko aplikasi tersebut.

Baca Juga: Samsung Galaxy M51 Muncul di Situs Resmi Perjelas Kehadirannya

Untuk layanan tersebut sangat mendominasi di pasar aplikasi seluler, dan setelah dilakukan analisa menyeluruh tersebut, perusahaan Apple diminta untuk menyelesaikan beberapa peraturan yang sudah dilanggar oleh pihaknya.

Giliran App Store yang Bersih-Bersih dari Virus Trending
Copyright ©9to5Mac

Sebagaimana dilansir dari Engadget, FAS ini telah menyelidiki Apple setelah adanya pengembangan dari Kaspersky Lab yang telah mengajukan keluhan terhadap penolakan terhadap aplikasi Safe Kids untuk hadir di layanan App Store.

Baca Juga: Apa yang Beda dari Samsung Galaxy Z Fold 2 dengan Galaxy Fold?

Dimana pada saat itu, perusahaan Apple telah berdalih kalau penolakan itu dikarenakan aplikasi bisa membahayakan keamanan dan privasi pengguna. FAS pada akhirnya memutuskan kalau Apple telah memaksa pengembang untuk mendistribusikan aplikasi melalui toko aplikasinya, kemudian memblokirnya secara tidak sah.

Berkaitan dengan ini, juru bicara Apple telah mengungkap kepada Reuters bahwa pihaknya berencana untuk mengajukan banding atas keputusan tersebut. Dimana ini dilakukan karena pihaknya tengah menghadapi pengawasan terkait toko aplikasinya di AS juga Uni Eropa.

Disamping itu, perusahaan Apple juga sudah menjadi sorotan pada awal bulan Agustus kemarin, dimana itu disebabkan dilarangnya Microsoft Project xCloud untuk hadir di App Store, dikarenakan dalam pedomannya mengharuskan pengembang untuk mengirimkan game satu per satu untuk dilakukan peninjauan ulang. Dimana kejadian serupa terjadi pada layanan Facebook Gaming, yang menjadikan aplikasi tersebut cuman bisa digunakan untuk streaming saja.

baca juga: Xiaomi Punya Paten Smartphone dengan Layar yang Bisa Dilepas Pasang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.