Bahaya, Malware Aplikasi Android yang Tawarkan Sepatu Gratis Sudah Banyak Korban

0
270
Malware Android
Copyright©PCMag

Aplikasi Android Ini Tawarkan Iklan Palsu

Oketekno – Ada saja akal bulus daripada para peretas untuk melancarkan aksinya, dan salah satunya yakni terkait penawaran sepatu gratis. Namanya juga barang gratis, dimana banyak kalangan akan tertarik terhadap hal seperti itu, apalagi cuman dari aplikasi android yang sifatnya juga gratis dan tak berbayar sama sekali.

Namun sebenarnya ini bukanlah aplikasi asli, alias cuman sebuah malware yang dimanfaatkan untuk menjebak para penggunanya. Perusahaan Google terus melakukan pendeteksian terhadap toko aplikasinya, untuk mengetahui aplikasi jahat yang terus berevolusi. Dan beberapa waktu terakhir dijelaskan kalau pihaknya banyak menghapus aplikasi yang menawarkan barang gratis.

Baca Juga: Kini Giliran Ribuan Aplikasi iOS yang Dihantui Kode Berbahaya

Untuk aplikasi yang dibersihkan dari Google Play Store ini merupakan botnet alias penipuan iklan, dimana telah ditemukan oleh tim keamanan mobile di White Ops, yang merupakan perusahaan keamanan fokus pada identifikasi botnet.

aplikasi android malware
Copyright ©INDOZONE

Sebagaimana dilansir dari ZDNet, sederet aplikasi android tersebut biasanya menawarkan sesuatu yang menarik, seperti sepatu, sneaker, boots, dan juga terkadang tiket gratis, kupon penawaran yang super gila, hingga perawatan gigi mahal juga terkadang.

Nah, si pengguna alias korban diminta untuk memasang aplikasi di Smartphone miliknya dan untuk menunggu dua minggu saja tanpa melakukan apa-apa untuk menerima barang gratisnya. Akan tetapi aplikasi ini malah mengunduh dan menjalankan versi modifikasi WebView, yang merupakan versi sederhana dari Google Chrome.

Baca Juga: Stop Dulu, Update Aplikasi Edit Foto Ini Malah Buat Koleksi Foto Kalian Hilang

Kelompok di balik pembuat malware ini telah meluncurkan browser WebView ini secara diam-diam dan kemudian menjalankan aksi penipuan dengan memuat iklan serta meraup keuntungan dari iklan palsu tersebut.

Mungkin beberapa pengguna tidak akan merasakan dampaknya secara langsung karena paham kalau ini merupakan penipuan. Akan tetapi tetap saja mereka akan dirugikan dengan pengurasan baterai yang lebih cepat daripada biasanya, karena aplikasi ini terus terbuka dan berjalan selama itu.

Berdasarkan penelitian dari White Ops ini telah ditemukan setidaknya sudah ada dua miliar iklan yang diputar, dalam 65.000 Smartphone yang terinfeksi oleh aplikasi android palsu tadi di akhir bulan Juni kemarin. Tentu ini sudah bisa diketahui berapa besar penghasilan yang didapatkan oleh pembuat atas kejadian seperti ini.

baca juga: Cara Mengaktifkan Dua Nomor WhatsApp di Satu HP Tanpa Aplikasi Bajakan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.