Pengamat Sebut Bisnis Smartphone Huawei Bakal Musnah

0
681
Huawei
Copyright ©Gizchina

Huawei Terancam Tak Bisa Bikin Smartphone Lagi

Oketekno – Untuk sekarang ini memang pemerintah Amerika Serikat tengah memberikan tekanan keras terhadap sederet perusahaan asal China yang berpotensi untuk menguasai pasar Dunia. Tidak terkecuali vendor Huawei yang sudah sejak lama mendapatkan dampak atas permasalahan tersebut, sehingga menjadikan bisnisnya ini kelabakan.

Sebagaimana yang dikatakan oleh analis pasar, Ming-Chi Kuo bahwa ia memberikan dua kemungkinan yang terjadi ketika Amerika Serikat terus memberikan tekanan pada vendor HP Android satu ini. Dan perkiraan terburuknya yakni sang vendor bisa kehilangan bisnis Smartphone, dikarenakan ini sulitnya pemenuhan terhadap kebutuhan komponen untuk memproduksi sebuah ponsel pintar.

Baca Juga: Beda Stylus Pen Samsung Untuk Galaxy Tab S7 dan Galaxy Note 20 Series

Walaupun demikian masih ada skenario baiknya, yakni vendor berikut masih akan tetap dan terus berkembang menjadi lebih baik di Negaranya sendiri, dimana ini menjadi pasar utamanya, terlebih selama beberapa waktu terakhir ini memang produknya selalu diunggulkan di Negara tersebut.

Huawei P40
Copyright ©PocketNow

Kuo memberikan keterangan kalau memang sampai pangsa pasar Huawei diambil alih oleh pesaingnya di pasar China, maka tren teknologi juga akan mengalami perlambatan di Negeri Tirai Bambu tersebut. Hal itu dikarenakan sang vendor akan mengalami kesulitan dalam pemenuhan teknologi melakukan upgrade produknya, terlebih di sektor kamera, memori, chip 5G, dan sederet komponen lainnya.

Baca Juga: Harga Samsung Galaxy Z Fold 2 Resmi Terungkap

MediaTek untuk sekarang ini menjadi kandidat terkuat untuk memasok komponen vitalnya, setelah 15 September 2020 mendatang. Akan tetapi sayangnya perusahaan asal Taiwan tersebut juga harus mendapatkan izin dari pemerintah AS supaya teknologi miliknya bisa digunakan.

Pada awal dimasukkannya sang vendor ke daftar hitam, pesaing Samsung ini masih bisa bergerak cukup bebas, dan bahkan sempat mengambil alih pangsa pasar di beberapa wilayah, hingga menjadikannya ia menjadi nomor satu di Dunia. Akan tetapi peraturan tersebut terus melakukan revisi, hingga akhirnya kini semakin sempit lagi ruang geraknya.

Pada tanggal 17 Agustus 2020 kemarin, Departemen Perdagangan AS telah kembali melakukan revisi terhadap aturan tersebut, dimana yang menjadikan bisnis Smartphone Huawei semakin terkucilkan. Bahkan sang vendor juga sempat pesimis bahwa pihaknya tidak akan lagi bisa produksi ponsel setelah Mate 40 series mendatang.

baca juga: Ada Harapan Samsung Galaxy Z Fold 2 Hadir di Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.