6 Aplikasi Android Terinfeksi Malware Joker yang Baru Dihapus Google

0
351
Android Malware
Android Malware; Copyright©Liputan6

Aplikasi Android yang Kembali Terinfeksi Malware Joker

Oketekno – Ada beragam macam malware yang tengah menjadi ancaman oleh para pengguna, terlebih untuk para pengguna HP Android yang memang basisnya terbuka untuk semua kalangan. Meski sudah mengalami tahap seleksi dan juga pengawasan ketat, akan tetapi beberapa aplikasi android yang terkandung malware terbukti masih bisa lolos.

Belum lama ini peneliti keamanan siber dari firma keamanan Pradeo, telah mengungkap ada enam aplikasi yang ada di Google Play Store telah terinfeksi dengan malware Joker. Dimana secara total, jumlah pengunduh dari keenam aplikasi tersebut mencapai lebih dari 2 juta kali.

Baca Juga: Google Chrome Bakal Lebih Hemat Baterai Lagi di HP Android

Untuk keenam aplikasi yang dimaksud ini diantaranya yakni Convenient Scanner 2, Safety AppLock, Push Message-Texting & SMS, Emoji Wallpaper, Seperate Doc Scanner, dan Fingertips GameBox. Dimana sebenarnya ini aplikasi menawarkan fungsi kunci perangkat pada umumnya, namun malah bisa disalahgunakan oleh peretas guna mengambil keuntungan pribadi.

Malware Joker
Copyright ©Anakteknik

“Enam aplikasi yang telah terinfeksi sekarang sudah dihapus dari Google Play Store, namun masih terpasang di smartphone penggunanya,” begitulah ungkap Pradeo sebagaimana dilansir dari Business Insider India.

Baca Juga: Cara Menggunakan Avatar Facebook Untuk Chatting di WhatsApp

Perlu diketahui bahwa Malware Joker ini merupakan bot berbahaya yang masuk dalam kategori Fleeceware, yang aktivitas utamanya yakni mensimulasikan klik dan mencegat SMS untuk memasukkan layanan premium tanpa sepengetahuan pengguna.

Dengan menggunakan kode sedikit mungkin, menjadikan Joker ini bisa menghasilkan jejak yang sangat rahasia, sehingga kehadirannya di aplikasi android juga sulit sekali untuk terdeteksi. Dimana pada tahun lalu, lebih parah dari kejadian berikut, karena ada ratusan aplikasi yang telah terinfeksi.

Dikarenakan berbahaya dan berpotensi besar merugikan pengguna, maka pihak Google langsung menghapus aplikasi yang terinfeksi tersebut dari platform-nya. Dan untuk para pengguna yang memang masih memiliki aplikasi tersebut bisa segera menghapusnya juga dari perangkat.

Sejak tahun 2017, dikatakan oleh Google bahwa pihaknya sudah menghapus sebanyak 1.700 aplikasi android yang disusupi oleh malware Joker. Dan pada bulan Juni 2020 kemarin, peneliti keamanan Check Point telah menemukan adanya varian baru dari malware Joker bernama Joker Dropper dan Dialer Premium di Google Play Store.

baca juga: Cara Melaporkan Akun WhatsApp yang Kena Hack Biar Aman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.