Android 12 Disebut Mudahkan Pemasangan Aplikasi di Luar Play Store

0
2154
Google Play Store
Google Play Store Copyright©Beritabali

Sistem Operasi Android 12 Punya Target Global

Oketekno – Untuk sekarang ini memang sistem operasi Android 11 masih belum terlalu banyak yang mengadopsi, beberapa vendor diketahui juga masih sebatas melakukan uji coba dan pengembangan saja. Akan tetapi sudah ada bocoran terkait generasi penerusnya, Android 12.

Sistem operasi yang akan rilis oleh Google tahun depan ini disebut akan memudahkan para pengguna HP Android untuk melakukan pemasangan aplikasi android dari pihak ketiga, alias diluar daripada Google Play Store.

Baca Juga: Siapa Sangka Ternyata Nama ‘Google’ Bermula dari Salah Ketik

Sebagaimana dilansir dari Engadget, ini merupakan fitur yang merupakan bentuk tanggapan terhadap umpan balik dari developer dan berjanji untuk menyampaikan detail terkait fitur baru ini nantinya di masa mendatang.

aplikasi google
Copyright ©TeknoKompas

Perusahaan Google juga telah melakukan pembaruan terhadap kebijakannya mengenai pembelian dalam aplikasi. Dimana seluruh pengembang yang menawarkan barang digital melalui aplikasi mereka, proses pembayarannya harus dilakukan melalui sistem penagihan dari Play Store.

Baca Juga: Google Komentari Widget di iOS 14 yang Jiplak Android

Developer disebut akan diberikan masa tenggang hingga 30 September 2021, untuk menerapkan sistem penagihan Google sepenuhnya. Sehingga untuk pengumuman berikut sejalan dengan apa yang ditawarkan juga oleh App Store milik Apple, hingga pada akhirnya persaingan antar toko aplikasi ini lebih sebanding.

Perusahaan Google telah menegaskan kalau kebijakan ini nantinya akan mempengaruhi paling banyak 3 persen pengembang dengan aplikasi di Play Store. Dan dari jumlah berikut, 97% diantaranya sudah menggunakan sistem penagihan Google Play yang memungkinkan pengguna membayar pembelian dalam aplikasi mereka.

Akan tetapi kurang dari 1% pengembang di Google Play Store seperti perusahaan Netflix dan Spotify misalnya, mereka sekarang ini telah melewati persyaratan tersebut dengan cara meminta pelanggannya untuk melakukan pembayaran langganan secara langsung.

Dan berkaitan dengan perubahan kebijakan ini, secara efektif akan memaksa perusahaan untuk membayar biaya Google sebesar 30%, ketika melakukan pembelian dalam aplikasi. Dimana kebijakan baru ini baru muncul sebagai tanggapan atas dihapusnya permainan Fortnite dari Play Store.

Jadi nantinya melalui Android 12, developer seperti Epic Games atau perusahaan lainnya tidak lagi dapat menghindari apa yang telah menjadi kebijakan Google. Ketika mereka menargetkan pembelian lewat HP Android, tetap mendapatkan pajak, begitu juga dengan iOS 14 yang malah diblokir sepenuhnya untuk Fortnite.

baca juga: Apple dan Google Diminta Turunkan Potongan di Toko Aplikasinya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.