Ini Dia, Selfitis Sebutan Penyakit Kejiwaan Penggila Selfie!

0
760
Copyright ©Livesmartly

Ini Dia, Selfitis Sebutan Penyakit Kejiwaan Penggila Selfie!

Oketekno.com –  Orang-orang yang kecanduan untuk selalu melakukan swafoto atau yang biasa disebut Selfie, rupanya dianggap memiliki penyakit kejiwaan. Bahkan para peneliti pun juga sudah menemukan nama resmi untuk penyakit tersebut yaitu penyakit Selfitis.

Seperti  yang dilansir oleh Daily Record, Mark Griffiths seorang ahli di Departemen Psikologi Trent University Notitingham Inggris yang sudah memberikan nama resmi pada adiksi sejak tahun 2014 silam dengan sebutan itu.

Usut punya usut, nama ini diberikan usai Mark melakukan berbagai penelitian terhadap 400 orang yang ada di India. Pemilihan negara itu dilakukan dengan alasan India merupakan negara pengguna media sosial Facebook paling besar dan sangat aktif dengan swafoto.

BACA JUGA : Harga Axioo M6 dan Spesifikasi, Smartphone Selfie Flashlight Hanya Sejutaan

Rupanya beberapa tahun silam, kegemaran orang-orang dengan berfoto digolongkan termasuk orang yang mengidap gangguan mental. Hal itu sudah diklaim oleh Asosiasi Psikiater Amerika. Awalnya hal tersebut dianggap hanyalah hoax, namun setelah melihat riset, ternyata hal tersebut benar adanya.

Copyright ©SAUCEink

“Beberapa tahun lalu cerita bahwa kegemaran atau adiksi melakukan Selfie tergolong sebagai gangguan mental atau penyakit kejiwaan. Hal itu disebutkan sudah diklaim oleh Asosiasi Psikiater Amerika. Hal tersebut hanya hoaks, tapi berdasarkan riset, ini ternyata benar,” Ungkap Mark seperti yang dilansir oleh Daily Record UK.

BACA JUGA : Fitur Kamera Selfie Ganda Terungkap Lewat Manual Samsung Galaxy A8!

Tak hanya itu saja, riset yang dilakukan berdasarkan tes kuesioner yang berisi pertanyaan mengenai dampak yang dirasakan oleh seseorang usai melakukan foto. Sebagian dari pertanyaan tersebut menyatakan baha efek yang ditimbulkan dikatakan mampu memberikan rasa percaya diri atau perasaan bahagia terhadap orang itu.

Kemudian seorang peneliti lainnya bernama Janarthanan Balakrishnan mengatakan bahwa mereka yang mengidap penyakit Selfinitis itu biasanya merasakan kurang percaya diri. Karena hal itu mereka ingin dianggap sejajar dengan lingkungan mereka.

“Harapannya dengan riset mengenai selfitis kita bisa menemukan latar belakang yang bisa menyebabkan perasaan yang mendorong seseorang menjadi selfitis serta solusi untuk meredakan adiksi selfie,” Katanya.

Sedikit infromasi, adiksi terhadap pada kegiatan tersebut sering membahayakan diri sendiri bahkan seringkali terdengar berita memakan korban jiwa. Berdasarkan data yang pernah di rilis oleh Negeri Paman Sam, korban Selfie akibat dari mengabaikan keselamatan menelan korban lebih banyak daripada korban dari serangan ikan hiu.

BACA JUGA : Harga Gionee S10 Lite dan Spesifikasi, Smartphone Selfie RAM 4 GB di Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here