Begini Jawaban Apple Soal Tudingan Bikin Lemot Kinerja iPhone Lawas!

0
769
Kantor Apple
Copyright©Mike Segar

Tudingan Bikin Lemot Kinerja iPhone Lawas, Membuat Apple Layangkan Pernyataan Resmi!

Oketekno.com – Sejumlah pengguna iPhone lama mengajukan gugatan hukum lantaran Apple dituding sengaja telah menurunkan performa kinerjanya agar pengguna beralih ke perangkat yang baru.

Seperti yang dilansir oleh Phone Arena, perusahaan perusahaan multinasional yang berpusat di Amerika Serikat itu telah mengaku bahwa ini secara artifisial memperlambat perangkatnya dengan bateri yang sudah berumur, tak lain untuk mencegah dari masalah lebih serius seperti tiba-tiba mati.

Rupanya perusahaan menyimpan isu ini selama satu tahun, akan tetapi temuan dari pengguna yang diunggah lewat Reddit, membuatnya mengeluarkan tanggapan secara resmi.

BACA JUGA: Berseteru dengan Qualcomm, Apple Beralih ke MediaTek?

Masalahnya tak lain adalah karena baterai yang sudah lawas membuatnya tak bisa menahan pengisian daya layaknya baterai baru. Dan jika tingkat baterai rendah atau digunakan pada suhu dingin, maka baterai tidak akan menghasilkan daya yang cukup.

iPhone X Brazil
Copyright©cnbc

Di akhir tahun 2017 ini, tepatnya di  tengah-tengah keluhan yang terus meluas tentang iPhone yang tiba-tiba mati atau bahkan restart sendiri. Perusahaan meluncurkan sistem operasi iOS 10.2.1, merupakan sebuah pembaruan perangkat lunak yang sepertinya mampu mengatasi masalah shutdown secara misterius.

BACA JUGA: Harga iPhone X Bakal Diturunkan Apple?

Namun kala itu tidak ada yang tanya bagaimana Apple melakukannya. Sebab perusahaan itu dikenal tak  pernah mengungkap secara terbuka soal metose yang digunakan olehnya. Sayangnya, tak lama usai dilakukan update muncul kembali keluhan dari pengguna.

Beberapa waktu lalu, saat seorang pengguna menyebut bahwa perusahaan asal Negeri Paman Sam ini memang sengaja membuat perangkat mereka jadi lemot. Secara artifisal, perusahaan memperlambat perangkatnya dengan baterai yan berumur, memperlambat kinerja prosesor.

“Tujuan kami adalah memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan, yang mencakup keseluruhan kinerja dan memperpanjang umur perangkat mereka. Baterai lithium-ion menjadi kurang mampu memasok permintaan arus puncak saat berada dalam kondisi dingin, memiliki daya baterai rendah atau saat mereka menua, yang dapat mengakibatkan perangkat tiba-tiba shutdown untuk melindungi komponen elektroniknya.” Bunyi pernyataan resmi perusahaan seperti yang dilansir oleh Phone Arena.

Tidak hanya itu saja, lebih lanjut perusahaan mengatakan tepatnya di tahun lalu mereka meluncurkan sebuah fitur untuk iPhone 6, 6s, dan SE untuk membuat kinerja prosesor meningkat. Bahkan kini Apple telah memperluas fitur ke iPhone 7 dengan iOS 11.2, mereka pun berencana akan menambahkan dukungan untuk perangkat masa depan.

BACA JUGA: Aplikasi Google Maps Diklaim Lebih Akurat Dibanding Apple Maps, Ini Buktinya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here