Emoji WhatsApp Ini Dianggap Melanggar Hukum India? Kenapa?

0
1504
emoji
Copyright ©WhatsApp

Ini Alasan Kenapa Emoji WhatApp Ini Dianggap Melanggar Hukum India!

Oketekno.com – Gurmeet Singh yang merupakan seorang pengacara asal India, resmi layangkan gugatan ke layanan perpesanan WhatsApp untuk segera menghilangkan emoji gambar jari tengah.

Terkait hal ini, Gurmeet mendesak pihak aplikais tersebut untuk segera menghapus emoji dalam waktu 15 hari terhitung usai tuntutan.

Menurutnya, dalam mengekspresikan  percakapan dengan emoji jari tengah, tidak hanya ilegal namun juga dinilai sangat tidak sopan dan dianggap sebagai sikap tak senonoh yang merupakan sebuah pelanggaran di negaranya.

BACA JUGA: Mengenal Brian Acton, Sang Pencipta WhatsApp yang Sempat Dicibir Facebook dan Twitter!

“Sesuai hukum pidana India pasal 354 dan 509, menunjukkan tindakan yang dianggap amoral, cabul, dan sikap menyinggung kepada wanita adalah sebuah pelanggaran. Penggunaan gestur yang cabul, menyinggung dan amoral oleh siapapun, dengan ini dianggap ilegal,” Tulis Gurmeet seperti yang dilansir oleh Gadgets Nowm pada hari Kamis 28 Desember 2017 kemarin.

emoji
Copyright ©WhatsApp

Seperti yang diketahui, pasal 354 dan 509 di hukum pidana yang ada di India mengatur tentang perlindungan wanita dan pelecehan s*ksual. Tak hanya itu saja, Gurmeet pun juga menambahkan bahwa di Irlandia juga memberlakukan hukum yang sama seperti tertuang dalam pasal 6 Peradilan Pidana (UU Penertiban Umum) tahun 1994 di statuta Irlandia.

BACA JUGA: 4 Hari Lagi WhatsApp Akan Tinggalkan OS Ini! Kenapa?

“Dengan menawarkan penggunaan emoji jari tengah di aplikasi Anda (WhatsApp), Anda secara tidak langsung bersepakat untuk mendukung tindakan menyinggung, cabul, dan amoral,” Tambahnya lagi.

Terkait tuntutan tersebut, aplikasi pesan untuk smartphone dengan basic mirip BlackBerry Messenger ini diwajibkan untuk menghapus emoji, karakter, atau ekspresi menunjukkan jari tengah dalam  waktu 15 hari setelah tuntutan di layangkan pada hari Selasa, 26 Desember 2017 lalu.

Namun jika seandainya pihak WA menolak untuk menghilangkan emoji tersebut, tak segan-segan Gurmeet mengancam akan membawa kasus ini ke ranah hukum sebagai kasus perdata atau pidana.

Disatu sisi, dalam respon yang disampaikan lewat surat elektronik, aplikasi perpesanan ini belum bersedia untuk mengubah daftar emoji miliknya. “Kami tidak berencana mengubah apapun pada daftar emoji saat ini,”  Kata pihak WA.

Pasalnya emoji ini sudah hadir di OS Android mauapun iOS sejak tahun 2015 silam, Namun setelah dua tahun berlalu, emoji WhatsApp baru di permasalahkan.

BACA JUGA: WhatsApp Versi Android Siap Hadirkan Berbagai Fitur Baru, Apa Saja?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here