Nilai Bitcoin Ternyata Tidak Ada Harganya di Dunia Nyata, Kok Bisa?

0
1714
Bitcoin-image
Copyright©Internet

Bitcoin Ternyata Tidak Ada Harganya di Dunia Nyata, Kok Bisa?

Oketekno.com – Walaupun pada masa dewasa kini nilai Bitcoin terus meningkat sepanjang tahun 2017, hal tersebut bukan lantas membuat berharga di mata seorang analis firma konsultan finansial ternama dunia. Dia adalah James Faucette, seorang analis dari Morgan Stanley, mengeluarkan pernyataan menarik terhadap salah satu cryptocurreny paling bernilai di dunia saat ini.

Dalam keterangannya yang berjudul ‘Bitcoins Decrypted’, dirinya menuliskan bahwa harga asli dari Bitcoin adalah USD 0. Padahal, jika menurut data dari CoinDesk, nilai Bit coin sendiri paling tidak masih menyentuh di angka USD 13.800 (Rp 187 juta), bisa disebut berbanding 180 derajat.

Baca Juga : Ups, Usia 16-20 Tahun Rentan Terkena Selfitis?

“Faktanya, hanya sedikit bisnis ritel berbasis online yang menerima Bitcoin, bahkan jumlahnya terus berkurang. Jika tidak ada yang menerimanya sebagai metode pembayaran, maka nilainya akan menjadi nol,” tulisnya dalam laporan tersebut, sebagaimana yang dikutip dari Futurism, Kamis (28/12/2017).

Yuk Lihat Mata Uang Digital di Indonesia!
Copyright ©Bitcoin

Walaupun laporan yang ditulis Faucette tidak menyebutkan secara pasti berapa nilai sebenarnya dari Bitcoin, bagian berjudul ‘Attempts to Value Bitcoins’ sudah mampu memberikan penjelasan sulitnya menakar ‘harga’ dari cryptocurrency tersebut.

Pasal pertama yang dipertimbangkan oleh Faucette adalah kelayakan dari sosok coin bernilai bit itu sendiri yang dianggap sebagai mata uang sebenarnya, seperti halnya Dollar dan Euro, yang mana crpytocurrency tidak mempunyai suku bunga seperti mata uang yang sah.

Selanjutnya dirinya juga menerangkan kelemahan nilai Bitcoin jika dibandingkan dengan material berharga seperti emas. Berbeda dengan logam mulia tersebut yang dapat digunakan sebagai perhiasan, akan tetapi Bitcoin tidak memiliki nilai intrinsik karena hanya hadir dalam bentuk data saja.

Simak Juga : Awas, Facebook Messenger Jadi Jalan Utama ‘Serangan’ Bitcoin!

Bukan hanya seorang analis dari Morgan Stanley itu saja, Jeremy Eng-Tuck Cheah, Profesor dari Southampton Business School, mengucapkan hal yang serupa dengan pernyataan tersebut.

“Menurut saya, sampai saat ini pasar Bitcoin cenderung didorong oleh ‘kemewahan’ yang tidak masuk akal, sehingga menarik banyak investor yang tidak biasa melihat investasi dalam crpytocurrency. Saya masih tidak yakin bahwa Bitcoin memiliki nilai pokok maupun fundamental, mengingat harganya lebih diarahkan oleh banyaknya penawaran dan permintaan terhadap mata uang digital” ungkapnya.

Baca Juga : Cara Mudah Menambang Bitcoin di Dunia Maya, Coba Yuk?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here