USB Type-C Banyak Digunakan Produsen Smartphone, Ternyata Ini Alasannya!

0
1139
USB Type-C
Copyright ©Pocketnow

Penerapan Konektor USB Type-C Memiliki Tingkat kesulitan Tinggi!

OKETEKNO.COM – Perkembangan teknologi yang semakin canggih membawa banyak inovasi pada sejumlah fitur smartphone atau ponsel pintar. Bukan hanya di sektor kamera, layar dan processor namun konektivitas dari sebuah smartphone juga lebih inovatif salah satunya untuk port USB. Belakangan ini sejumlah vendor smartphone lebih banyak mengadopsi jenis USB Type-C yang diterapkan untuk ponsel cerdas terbaru garapan mereka juga untuk Notebook dan PC. Ternyata ada sejumlah alasan para vendor menggunakan teknologi USB tipe C dibandingkan port microUSB, apa saja?

Banyaknya perangkat gadget yang menerapkan port USB Type-C memang membuat pasar chipset dengan dukungan tipe USB tersebut semakin meningkat bahkan sampai dua kali padat pada tahun 2018. Sejumlah pemasok chip di bahkan diprediksi menawarkan solusi chipset total demi pemenuhan kebutuhan para pelanggan untuk berbagai macam desain produk yang mendukung atau kompatible untuk fitur USB dengan port fleksibel ini.

Baca Juga Berseteru dengan Qualcomm, Apple Beralih ke MediaTek?

Seorang desainer IC analaog dari Taiwan mengungkapkan bahwa konektor USB Type-C mempunyai desain yang cukup slim dimana cocok dan pas untuk desain perangkat mobile. Bukan hanya itu saja USB jenis ini juga diklaim tangguh untuk diterapkan pada perangkat bergerak lainnya yakni seperti tablet dan laptop atau notebook.

Nyatanya penggunaan port USB type-C memiliki sejumlah keuntungan diantaranya mampu memberikan peningkatan kecepatan transmisi pemindahan file dengan lebih cepat. Bukan hanya itu saja USB tipe C juga diklaim menawarkan kinerja lebih baik dalam hal pengisian daya perangkat dibandingkan dengan port microUSB v2.0 yang sebelumnya banyak diterapkan.

Copyright ©android.authority

Namun perlu diketahui bahwa perangkat mobile yang telah menerapkan konektivitas USB Type-C sendiri memiliki tingkat kesulitan tinggi untuk desainnya, chip manajemen daya (PWM) dan juga komponen terkait yakni penggunaan bahan kabel membuat dulit untuk diproduksi dengan jumlah besar dan waktu cepat.

Sejumlah kesulitan yang dihadapi tersebut nyatanya telah dapat diatasi dimana sejak paruh kedua 2017, desain antarmuka dari USB Type-C semakin banyak diproduksi dalam produk 3C. Hal tersebut lantaran pemasok chip, vendor hardware atau perangkat keras dan juga para kontraktor produksi saat ini telah saling bekerja sama demi mengatasi tantangan produksi yang dihadapi sebelumnya.

Baca Juga Exynos 9810 Resmi Diproduksi, Serius Tertanam di Samsung Galaxy S9?

Pengamat industri mengungkapkan bahwa chip MOSFET dan juga sejumlah komponen perlindungan discharge elektrostatik (ES) menawarkan peluang bisnis yang cukup menarik bagi para pemasok chip. Tentunya keberadaan komponen pelindung tersebut cukup diperlukan demi mendukung transfer daya dan juga pengisian daya baterai dapat lebih cepat dan aman.

Untuk diketahui desain USB Type-C sendiri lebih fleksibel dibandingkan port microUSB dimana pengguna dapat mencolokkannya bolak balik. Selain itu desainnya juga pas untuk berbagai produk yang menjadi tantangan para pamasok dalam integrasi IC analog, chip MOSFET dan IC PWM yang merupakan alat pendukung utama demi terciptanya solusi untuk USB Tipe C yang sempurna.

Baca Juga Mengejutkan, inilah Bahaya USB Type-C yang Patut Kita Waspadai

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here