Tersandung Masalah Lisensi, Spotify Hadapi Tuntutan Rp21 Triliun!

0
835
Copyright ©Spotify

Spotify Hadapi Tuntutan Lantaran Tersandung Masalah Lisensi!

Oketekno.com –  Sebuah layanan music streaming Spotify dituntut oleh Wixen Music Publishing yang merupakan sebuah perusahaan yang bertugas untuk mempublikasikan muisi seperti Missy Elliot, Neil Young, Stevie Nicks, dan Tom Petty.

Rupanya gugatan tersebut sudah diajukan menjelang akhir tahun, tepatnya pada tanggal 29 Desember 2017 lalu. Layanan penyedia musik streaming ini dituding telah menggunakan ribuan lagu dari Wixen Music Publishing tanpa memenuhi syarat lisensi yang seharusnya.

Layanan yang berasal dari Swedia itu, diminta untuk segera membayar ganti rugi senilai 1,6 miliar dollar AS atau sekitar Rp 21 triliun. Dalam dokumen tuntutan hukum tersebut, layanan ini diakui sudah membuat kesepatan khusus dengan label rekaman besar sebelum akhirnya meluncurkan layanannya untuk publik. Namun hanya saja, pihakanya disebut tak memberikan hak yang sama kepada para produsen musik.

BACA JUGA: Tips Bikin Android Jadi Detektor Canggih, Bisa Deteksi Maling Lho!

“Hasilnya, Spotify telah membangun bisnis miliaran dollar AS di belakang para pencipta lagu dan label, yang musiknya digunakan Spotify tanpa membayar lisensi-lisensi yang semestinya,” Bunyi kalimat yang tercantum pada dokumen tuntutan hukum.

Copyright ©Spotify

Tak hanya itu saja, Wixen Music Publising juga menegaskan bahwa pelanggaran lisensi oleh penyedia layanan musik itu dilakukan dengan penuh kesadaran, disengaja, dan juga dilakukan secara berulang kali.

BACA JUGA: Wah.. Nokia 6 (2018) Akan Dirilis Resmi 5 Januari 2018, Harganya?

Berarti, layanan tersebut memang berniat untuk mengabaikan hak dari para produsesn demi meraup keuntungan sendiri, seperti yang dilansir oleh Tech Crunch pada hari Rabu 3 Januari 2018.

Proses hukum rupanya diketahui dari dokumen tuntutan yang tersebar luas tersebut. Walaupun begitu, Wixen maupun pihak yang dituntutnya hingga saat ini belum bersedia memberikan klarifikasinya.

Sepertinya layanan streaming musik itu memang sedang menghadapi berbagai tuntutan yang datang secara bertubi-tubi. Sebelumnya layanan ini digugat class actions yang dinamai Ferrick v, Spotify untuk masalah yang sama.

Saat ini, gugatan itu memasuki tahap penyelesaian hukum, dimana pihak tergugat harus membayar ganti rugi sebesar 43 juta dolar atau sekitar Rp 581 miliar.

Jika dikabulkan oleh pengadilan, tuntutan hukum ini dapat berdampak besar bagi perusahaan. Sebab hingga saat ini, Spotify masih mengalami kerugian setelah beroperasi selama beberapa tahun terakhir, sementara keuntungan keseluruhannya pada pertengahan tahun pertama 2017 mencapai hanya USD2,2 miliar (Rp31,4 triliun).

BACA JUGA: Awas! Berikut Ini Bahaya Menggunakan Smartphone Layar Pecah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here