Harga Xiaomi Redmi 5A Naik Hingga 1 Juta Lebih, Begini Tanggapan Erajaya!

0
5262
Copyright ©Droidpoin

Harga Xiaomi Redmi 5A Ada yang Mencapai 1,5 Juta?

Oketekno.com – Pada akhir 2017 lalu, Xiaomi meluncurkan Smartphone barunya yakni Xiaomi Redmi 5A dengan harga yang sangat murah yakni hanya Rp999 ribu saja. Meski murah namun ponsel ini dibekali spesifikasi isitimewa seperti RAM 2GB, kamera 13MP, baterai 3000 mAh, serta memiliki bentang layar seluas 5 inci.

Wajar saja jika  perangkat cerdas ini laris manis di pasaran. Bahkan sebanyak dua kali situs online Lazada mengadakan flash sale produk tersebut dan hanya dalam hitungan menit, ponsel tersebut langsung ludes terjual.

Namun sayangnya, saat ini produk tersebut bisa dikatakan sebagai produk yang sangat langka. Pasalnya persediaan stok sering habis di gerai resmi maupun non resmi. Hal inilah yang membuat harganya langsung melonjak, ada yang menjualnya sekitar Rp1,2 juta, bahkan ada juga yang mencapai Rp1,5 juta.

BACA JUGA: Yey, Akhirnya Xiaomi Mi 6 Cicipi Android Oreo Beta!

Tertanya, harga normal perangkat itu hanya bisa didapatkan di flash sale Lazada dan Mi Store. Bahkan untuk mendapatkannya pun cukup sulit, bisa dikatakan butuh perjuangan ekstra.

Copyright ©kompas

Djatmiko Wardoyo selaku Director of Marketing and Communications Erajaya Group menyebutkan adanya permintaan yang sangat tinggi untuk Redmi 5A. Namun sayangnya ia tak menyebutkan mengenai kuota stok produk dan perbandingannya dengan permintaaan.

BACA JUGA: Resmi Dirilis, Samsung Galaxy J2 Pro (2018) Bakal Saingi Xiaomi Redmi 5A?

Hanya saja Djatmiko mengatakan bahwa sebagai distributor sekaligus rekanan kerja sama dengan Xiaomi yang menaungi ritel Mi Store dan Erafone ini akan terus berusaha dalam meningkatkan ketersediaan produk, agar para konsumen bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan.

“Sesuai hukum piramid aja, semakin murah pasti semakin banyak yang minat. Redmi 5A peminatnya luar biasa. Kami makanya terus-terusan meningkatkan production line di Batam,” Kata Djatmiko seperti yang dilansir oleh Kompas.

Terkait langkanya perangkat yang dijual murah itu, Erajaya sempat dituding memang sengaja menahan peredaran produk agar terjadi kelangkaan dan membuat harganya melambung. Mendengar isu ini, pihaknya langsung membantah. Djatmiko menegaskan bahwa hal ini murni lantaran banyaknya permintaan pasar ketimbang stok barang.

“Kami nggak ada strategi seperti itu. Ini murni karena permintaan sangat besar, lebih besar ketimbang ketersediaan barang,” Lanjutnya.

Usut punya usut, kenaikan harga Redmi 5A tak hanya digerai non resmi, namun juga sejumlah situs online bahkan digerai Erafone. Djatmiko mengganggap hal ini wajar lantaran mengikuti pasar.

BACA JUGA: Harga Xiaomi Redmi 5A vs Nokia 2, Adu Smartphone 5Inch Murah di Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here