Jika Berhasil Jalani Proses IPO, Valuasi Xiaomi Akan Meroket Sampai Rp 1.000 Triliun

0
1114
xiaomi
Copyright ©technologue

Segera Lepas Saham ke Publik, Xiaomi Akan Meraub Valuasi Mencapai Rp 1.000 Triliun

Oketekno.com – Dalam waktu dekat Xiaomi dikabarkan akan melakukan penawaran umum saham perdana (IPO, Intital Public Ofering). Bahkan vendor smartphone asal Negeri Tirai Bambu tersebut diketahui telah menunjuk sejumlah perusahaan broker.

Perusahaan yang ditunjuk tersebut seperti Morgan Stanley, Goldman Sachs dan juga Credit Suisse guna persiapan IPO. Sedangkan menurut salah satu keterangan yang ada dalam laporan Business Insider menyebutkan jika lancar, proses IPO tersebut akan berlangsung pada pertengahan 2018.

Selain itu jika berhasil, maka valuasi perusahaan teknologi asal Tiongkok ini bisa melambung hingga 100 miliar dollar Amerika Serikat (S) atau lebih dari Rp 1.000 triliun. Cukup diketahui jika pada tahun 2014 lalu valuasi Xiaomi telah mencapai angka 45 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 599 triliun.

Baca juga : Layaknya iPhone X, Xiaomi Hadirkan Perangkat Lunak MIUI X?

Akan tetapi perusahaan ternama di Tiongkok ini masih belum memilih perusahaan mana yang akan menjadi penjamin emisi dan lokasi supaya bisa melantai di bursa. Selain itu jika IPO ini berhasil maka bisa dikatakan valuasi perusahaan yang kerap dijuluki ‘Apple-nya Tiongkok’ ini memiliki potensi menyalip nilai IPO terbesar Alibaba.

xiaomi
Copyright ©titikNOL

Sementara itu bukan rahasia lagi jika Xiaomi menjadi salah satu pemain besar di industri perangkat teknologi Tiongkok. Jika bicara mengenai smartphone saat ini Xiaomi berada diperingat keempat brand terbesar di negara Tiongkok atau berada di bawah Huawei, Oppo dan Vivo.

Dengan desain minimalis dan antarmuka yang eye catchy membuat perusahaan ini kerap dijuluki menjiplak Apple. Namun tudingan tersebut tak membuatnya goyah, terbukti saat ini Xiaomi berhasil meluncurkana puluhan juta unit smartphone ke sejumlah negara besar di dunia.

Baca juga : Layaknya iPhone X, Xiaomi Hadirkan Perangkat Lunak MIUI X?

Bukan hanya itu saja, Xiaomi sendiri tercatat juga mengalami pertumbuhan cepat yakni 102,6 persen sejak kuartal ketiga tahun 2017. Pangsa pasar smartphone ini juga naik dua kali lipat dari 3,7 persen menjadi 7,4 persen.

Selain itu perangkat ini juga suskses di pasar Internasional termasuk Indonesia. Xiaomi kini masuk lima besar manufaktur top di 14 negara mulai dari India, Indonesia, Malaysia, Rusia, Mesir serta empat wilayah Uni Eropa. Seiring pertumbuhan pangsa pasar perusahaan ini terus membuat jajaran produk terbarunya seperti Redmi 5 dan Redmi 5 Plus yang diharapkan mampu memikat hati konsemennya.

Baca juga : Harga Xiaomi Redmi 5A Naik Hingga 1 Juta Lebih, Begini Tanggapan Erajaya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here