Kaspersky Sebut Grup WhatsApp Rawan Diretas Hacker!

0
391
Hack WhatsApp Teman

Kaspersky Sebut Grup WhatsApp Rawan Diretas Hacker, Kok Bisa?

Oketekno.com – Seperti yang diketahui, peneliti keamanan dari Ruhr University di Jerman menyebut bahwa pihaknya telah menemukan celah keamanan di aplikasi WhatsApp, Signal, dan Threema.

Menurutnya, dengan adanya celah ini secara diam-diam hacker bisa menyusup kedalam grup, terlepas dari aplikasi itu sudah menerapkan enkripsi end-to-end. Dengan begitu, aktivitas yang dilakukan didalam grup bisa diintip oleh hacker.

Terkait hal ini, ahli keamanan di Kaspersky Lab Victor Chebyshev menyampaikan sebuah pernyataannya terkait celah kerentanan pada aplikasi perpesanan yang sangat populer itu.

BACA JUGA: Anggota Tak Dikenal Diam-diam Dapat Menguping Percakapan di Grub WhatsApp

Dalam pernyataannya itu, Chebyshev menyebut kalau kerentanan sudah ditemukan pada layanan tersebut. Rupanya kerentanan ini memberikan ruang pada hacker untuk menambahkan anggota baru tanpa diketahui oleh anggotaa lain. Besar kemungkinan, pesan yang dikirim, nama, hingga nomor telepon bocor ke penyusup.

Cara Simpan Status WhatsApp Teman Tanpa ScreenShot
Copyright©Daily Express

“Eksploitasi dari kerentanan keamanan ini merupakan ancaman serius, terutama bagi mereka yang memiliki informasi rahasia dalam grup obrolan,” kata Chebyshev dalam keterangan tertulis Kaspersky Lab, pada hari Selasa 16 Januari 2018 kemarin.

BACA JUGA: Ini Bedanya Online dan Last Seen di WhatsApp!

Selain itu, ia pun juga menjelaskan bahwa penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti Ruhr University untuk mengakses grup penyusup perlu dapatkan akses ke server WhatsApp.

“Namun laporan tersebut tidak memberikan contoh serangan tersebut. Peretasan server ini tidaklah mudah dari segi teknis dan membutuhkan banyak waktu serta usaha,” Ungkapnya lagi.

Chebyshev menyebut bahwa penyusup akan jauh lebih mudah untuk membobol perangkat mobile dari anggota grup obrolan. Meski begitu, pihkanya telah memberikan rekomendasi beberapa langkah agar tetap aman. Yang pertama, yakni amati grup obrolan dan lakukan control secara manual atas penambahan anggota baru. Tak hanaya itu saja Kaspersky juga menyarankan agar tak membicarakan hal yang sifatnya sangat privasi di dalam obrolan grup.

Selain di WA, rupanya kejadian yang sama juga bisa terjadi di aplikas pesan Signal dan Threema. Meksi begitu, keretanan pada dua aplikasi ini dikatakan lebih redah jika dibandingkan dengan WA.

Menanggapi hasil penelitian tersebut, juru bicara pihak aplikasi perpesanan itu mengatakan tak ada satu pun orang yang secara diam-diam bisa masuk di grup. Sebab, jika ada anggota baru yang masuk, maka grup WhatsApp akan mendapatkan notifikasi bahwa ada seseorang yang menambahkan anggota baru.

BACA JUGA: Segera Meluncur, Ini Dia Fitur Baru WhatsApp!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here