Ups, Bitcoin yang Bisa Ditambang Hanya Tersisa 20%?

1
442
Copyright ©123rf

Meski Jumlahnya Makin Berkurang, Bitcoin Dipastikan Akan Habis 2040 Nanti?

Oketekno.com – Sejak awal dibuatnya, jumlah Bitcoin memang sudah dibatasi agar hanya bisa ada stok sebanyak 21 juta keeping saja. Namun dipertengahan bulan Januari 2018 ini, sudah tercatat ada 16,8 juta yang ternyata sudah berhasil ditambang.

Dan jumlah ini merupakan 80 persen dari semua jumlah uang virtual ini yang bisa dihasilkan. Berarti, saat ini maish tersisa sebanyak 20 persen atau sebanyak 4,2 juta keping yang masih bisa ditambang melalui proses mining.

Seperti yang diketahui, mining merupakan proses kolektif yang memanfaatkan jasa komputer para penambang diseluruh dunia, untuk melakukan proses transaksi di jaringan Bitcoin atau Blockhain.

BACA JUGA: Harga Sempat Terjun Bebas, Kini Bitcoin Kemabali ke Angka 11.000 Dollar AS Per Keping

Tentunya butuh tenaga komputer yang besar untuk bisa melakukan proses mining ini. Sebagai imbalannya, sistem akan memberikan sejumlah kepingan uang virtual  baru untuk setiap rekaman transasksi yang baru saja ditambahkan di blockhain.

Copyright ©coindesk

Sementara itu, jumlah kepingan yang baru didapatkan itu mencapai 12,5 keping per blok pada tanggal 9 Juli tahun 2016 silam. Namun ternyata angkanya akan dikurangi sebanyak setengahnya, untuk setiap 210.000 block baru yang ditambahkan atau kira-kiranya tiap empat tahun sekali.

BACA JUGA: Wow, Hanya Pakai Bitcoin Sudah Bisa Nikmati Ayam Goreng KFC?

Bisa diartikan, bahwa di tahun 2020 nanti, kemungkinan besar jumlah Bitcoin baru yang baru saja dihasilkan hanya akan ada sebanyak 6,25 keping setiap block.

Ternyata saat pertama kali menambang yang dilakukan pada tahun 2009 silam, Satoshi Nakamoto merupakan orang yang menciptakan uang virtual  ini baru sebanyak 50 keping saja, hal ini seperti yang dilansir oleh Digital Trends pada hari Senin 22 Januari 2018.

Lantaran jumlah kepingan baru yang dihasilkan semakin lama semakin berkurang, maka jumlah maksimum 21 jutanya diperkirakan baru akan habis ditambang sekitar tahun 2040 nanti. Berbeda dari Bitcoin, Ethereum, salah satu cryptocurrency populer lain yang tak menerapkan batasan kepingan uang virtual yang dapat dihasilkan.

Pada pekan lalu nilai mata uang virtual ini tercatat sempat alami penurunan. Setelah sempat mendekati kisaran 20.000 dollar Amerika Serikat per keping pada Desember 2017 lalu, mata uang ini mengalami penurunan hingga di bawah 10.00 dollar AS. Namun beberapa hari lalu nilai Bitcoin dikabarkan kembali membaik ke angka 11.000 dolar AS per kepingnya.

BACA JUGA: Bitcoin (Uang Digital) Itu Halal Atau Haram?

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here