Google Tendang Ratusan Ribu Aplikasi di Playstore!

0
455
Copyright ©Tribunnews

Alasan Keamanan, Aplikasi Abal-abal Dihapus Google

oketekno.comGoogle, raksasa teknologi ini telah menghapus berbagai aplikasi yang dianggap berbagai sepanjang tahun 2017. Dimana tercatat telah ada sekitar 700 ribu aplikasi yang didepak oleh mereka dari layanan Play Store.

Dan dari sini juga diketahui, jika jumlah aplikasi yang didepak oleh Google telah mengalami peningkatan mencapai 70% dibandingkan tahun 2016 lalu. adapun konteks berbahaya yang dimaksud mereka adalah sebuah aplikasi yang didalamnya mengandung Malware.

Baca juga: Dijual Rp 3,3 Jutaan, Kamera Pintar Google Boyong Al!

Serta ada pula beberapa aplikasi kloning tiruan dari aplikasi yang original yang sudah lebih dulu singgah di Play Store, hal ini memang perlu dilakukan karena aplikasi kloningan sangat rawan terhadap malware.

Copyright ©Tribunnews

“Kami sudah mengidentifikasi aplikasi mana yang memiliki kriteria berbahaya. Hasilnya, 99 persen aplikasi yang masuk ke kategori berbahaya telah kami hilangkan dari Play Store,” ucap Andew Ahn selaku Google Play Product Manager dikutip dari laman The Verge.

Baca juga: Kamu Harus Tau! Berikut Data yang Dilacak Goggle dari Smartphone Kalian

Andew juga menyebutkan jika pihaknya bisa melakukan penghapusan ratusan ribu aplikasi abal-abal ini berkat bantuan dari perusahaan dengan model Machine Learning terbaru, dimana teknologi ini memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi aplikasi palsu dan asli.

Untuk aplikasi Malware ini masuk dalam golongan Potentially Harmful Applications (PHA) yang memang sengaja dirancang untuk mencuri data pribadi dari pengguna saat meminta persetujuan hak akses.

Sementara untuk aplikasi palsu telah mendapatkan sebutan sebagai ‘Copycat’ yang diklaim juga cukup meresahkan pada pengguna layanan Play Store tersebut. Dimana menurut Andew, aplikasi tersebut telah memuat berbagai konten yang tak pantas, seperti P*rn*grafi, ujaran kebencian, kekerasan dan berbagai aktifitas ilegal.

“Machine learning di sini memegang peran penting untuk membantu kami memberantas aplikasi-aplikasi palsu,” tambah Andew.

Adapun alasan Google menerapkan sertifikasi ini untuk memastikan para pengguna bisa mendapatkan aplikasi yang stabil dan juga aman saat digunakan nanti.

Baca juga: Akhirnya Google Akuisisi Smartphone HTC Senilai Rp14,7 Triliun!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here