YouTube Bakal Beri Sanksi Terhadap Video Tak Pantas!

0
407
Cara Memutar Video YouTube di Background B
Copyright©The Independent

Sanksi YouTube Terhadap Video Tak Pantas!

Oketekno.com – Usai insiden Logan Paul yang berakibat pada penghilangan peluang terkait iklan di channelnya, YouTube pun akhirnya mengumumkan serangaikan sanksi YouTube lebih luas dan formal yang dipersiapkan untuk membatasi kreator yang kerap membagikan video tak pantas.

Sama seperti yang dilakukannya pada saluran milik Paul, pihaknya mengatakan akan mencabut opsi monetisasi pada video, terutama pada akses ke progam periklanan. Tak hanya itu saja, pihaknya juga menambahkan sanksi YouTube lainnya pada video tersebut terkait popularitasnya.

Dalam sebuah unggahan vlog, Ariel Bardin selaku Vice President of Product Management YouTube menyebut bahwa pihaknya akan menghapus kelayakan saluran yang nantinya untuk direkomendasikan di layanan tersebut, seperti muncul di halaman Home, tab trending atau tonton selanjutnya, di jejaring sosialnya.

BACA JUGA: Tips Jadi YouTuber Biar Dapat Penghasilan Tinggi Dalam Waktu Singkat, Yakin Nggak Kepo?

Dan saluran yang dianggap melanggar kebijakan yang telah ditentukan tersebut akan menghapus saluran dari Premium Monetization Programs, Promotion and Content Development Partnerships.

Copyright©privat

Selain itu, situs berbagi video Amerika yang berkantor pusat di San Bruno, California tersebut juga akan menghapus saluran dari  Google Preferred serta menangguh, membatalkan atau bahkah menghapus akun YouTube Original kreator.

BACA JUGA: Sukses di Pasaran, Youtube Go Perluas Jangkauan Lagi!

Mengenai adanya program Monetization and Creator Support Privileges, mereka akan menangguhkan kemampuan saluran untuk menampilka iklan, kemampuan untuk mendapatkan pendapatandan secara potensial menghapus saluran dari YouTube Partner Program, tak terkecuali dukungan untuk para kreator serta akses ke YouTube Space.

Saat ini layanan yang diciptakan oleh tiga mantan karyawan PayPal-Chad Hurley, Steve Chen, dan Jawed Karim tersebut kabarnya memanfaatkan dari tim kurator manusia dan Al untuk melacak konten yang diunggah oleh sang kreator.

Jika terdeteksi video yang bertentangan dengan kebijakan priklanan atau sebagai ancaman bagi komunitas lebih luas, maka video itu dinilainya punya peluang lebih besar untuk melanggar aturan yang sudah ditentukan.

Seperti yang diketahui sebelumnya, pihak Google sendiri telah mengumumkan terkait ekpansi aplikasi YouTube Go ke lebih dari 130 negara berkembang baru di seluruh dunia. YouTube Go sendiri adalah aplikasi versi ringan, yang diracik secara khusus untuk perangkat low-end pada jaringan dengan kecepatan lambat.

BACA JUGA: Berikut 4 Cara Mudah Blokir Iklan di YouTube!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here