Gegara Celah Spectre dan Meltdown, Intel Sampai Terima 32 Gugatan?

0
408
Intel
Copyright ©liputan6

Intel Terima 32 Gugatan Gara-gara Celah Spectre dan Meltdown!

Oketekno.com – Seperti yang diketahui, belum lama ini Intel dikabarkan telah menerima sebanyak 32 gugatan hukum terkait adanya celah Meltdown dan Spectre yang membuat malware bisa menyerang perangkat penggunanya.

“Sejak 15 Februari 2018, 30 gugatan class action dari pelanggan dan dua gugatan keamanan class action telah dilayangkan (pada Intel)” Ungkap seorang perwakilan perusahaan dalam SEC Filing, seperti yang dilansir dari The Verge pada hari Senin 19 Februari 2018.

Adapun 30 gugatan hukum ini data dari para pengguna yang mengaku berpotensi mengalami kerugian dari celah tersebut. Dalam isi gugatan tersebut, para pengguna itu meminta agar perusahaan mau membayarkan sejumlah kerugian dalam bentuk uang.

BACA JUGA: Harga Mito T35 Fantasy Tablet Terbaru Februari 2018 dan Spesifikasi, Tablet Intel X3 Sejutaan Lollipop

Sedangkan untuk gugatan keamanan menuduh perusahaan teknologi asal Amerika Serikat ini telah memberikan pernyataan yang menyesatkan dalam periode enam bulan setelah perusahaan diberi tahu ada masalah terkait keamanan, yakni sebelum serangan Meltdown dan Spectre tercium oleh publik.

Copyright ©breakingnews

Sebenarnya tidak hanya 32 gugatan saja yang diterima olehnya. Belakangan ini ada tiga pemegang saham masing-masing juga melayangkan satu gugatan. Isi gugatannya itu, mereka menilai bahwa dewan direksi perusahaan serta petugs telah malakukan pelanggaran tugas terkait dengan pengungkapan celah keamanan.

BACA JUGA: iPhone 9 dan iPhone X Diprediksi Hanya Akan Mengandalkan Modem Intel?

Dewan direksi dan para pegawai Intel juga dianggap gagal bertindak terkait praktik penjualan saham ilegal (insider trading). Tercatat, pada bulan November 2017 lalu, Brian Krzanich menjual seluruh saham yang boleh dijualnya.

Langkah yang diambil oleh pria yang memegang jabatan sebagai CEO in membantah spekulasi terkait adanya penjualan saham ilegal. Meski begitu, belakang ini perusahaan menyatakan penjualan saham tersebut tidak ada kaitannya dengan masalah keamanan yang dihadapi.

Sepertinya tak mengherankan melihat perusahaan tersebut menghadapi banyak gugatan hukum sekaligus. Perusahaan juga diperingatkan, kemungkinan mereka bakal menerima lebih banyak gugatan.

Rupanya Meltdown dan Spectre sendiri telah membantu mengungkap masalah mendasar pada desain prosesor Intel selama 20 tahun terakhir. Oleh karena itu, adanya pembaruan software guna melindungi PC sangatlah diperlukan. Namun kabarnya, Intel tengah berupaya untuk menghadirkan patch keamanan pada prosesornya demi mengatasi celah Spectre.

BACA JUGA: Chip Intel Bakal Menjadi Otak dari iPhone 2018?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here