iPhone Tak Berkutik, Pasar Asia Dikuasai Smartphone China

0
1308
iphone
Copyright ©liputan6

iPhone Kalah dengan Smartphone China di Asia, Kok Bisa?

Oketekno.com – Tak bisa dipungkiri, memang saat ini pabrkan smartphone asal China tengah gencar menyasar pasar smarphone. Mereka seperti Xiaomi, Oppo dan Vivo sangat agresif serta terlihat mencengkram sejumlah wilayah potensial di Asia salah satunya Indonesia.

Selain dibanderol denga harga kompetiti alias terjangkau, sejumlah smartphone asal Negeri Tirai Bambu bisa dikatakan lebih berani. Dikatakan demikian artinya mereka berani berinoasi dan mengembangkan teknologi terbaru. Seperti halnya Vivo yang baru-baru ini memperkenalkan Vivo X20 Plus UD (Under Display).

Perangkat Vivo ini merupakan perangkat pertama didunia yang memiliki inovatif berupa pemindai sidik jari di bawah layar. Bercermin dari ketatnya pesaingan bisnis di dunia smatphone tersebut, lalu bagaimana pertumbuhan Apple dengan produknya yakni iPhone di pasar Asia?

Baca juga : Apple Kena Semprot Pemerintah China Gara-Gara Iphone Lemot

Mungkin ini bukan kabar menyenangkan untuk Apple terkait dengan produk unggulannya yakni iPhone. Dikatakan demikian karena tampak jika pertumbuhan produknya di kawasan pasar smartphoe terbesar di dunia yakni Asia, saat ini mengalami stagnasi selama beberapa tahun belakangan.

Kabar ini pun merujuk pada sejumah statistik angka penjulan produk Apple yang menurun di beberapa negara di kawasan Asia. Cukup diketahui jika di Asia terdapat persaingan besar dari merek smartphone China mulai dari Xiaomi, Huawei dan juga Oppo. Bukan itu saja, bahkan di China sendiri dikarenakan persiangan yang begitu ketat akhirnya memaksa vendor smartphone LG keluar dari pasar disana.

iphone
Copyright ©tabloidpulsa

Selain itu perlu diketahui jika sebagian besar merek smartphone China memag memilik jajaran portofolio smartphone Android high-end. Pada ponsel mereka juga dihadirkan fitur legkap, keren dan tentunya dibanderol dengan harga kompetitif. Di negara-negara Asia seperti India dan Indonesia, sebagain besar penduduknya memilih untuk membeli ponsel dengan hara ekonomis yakni sekitar 300 dollar AS atau setara dengan Rp 4 jutaan.

Dengan pernyataan tersebut dapat dikatakan jika merek iPhone berada di luar daftar belanja mereka. Dengan haraga Rp 4 jutaan, satu-satunya perangkat Apple yang dapat dibeli mungkin ialah iPhone SE 4 inci dan perangkat ini pun saat ini sudah berusia 4 tahun.

Selain itu, di daratan China pasar Apple juga mengalami penuruna 5 persen dalam lima tahun berturut-turut. Tercatat pangsa pasar salah satu vendor smartphone terbesar dunia ini mengalami penurunan dari 13 persen di tahun 2013 menjadi 8 persen di tahun 2018. Sedangakan di India yang notabennya pasar smartphone terbesar kedua di dunia, Apple hanya memiliki pangsa pasar 2 persen.

Baca juga : iPhone Dibekali Fitur Baru, Pengguna Dapat Pantau Kesehatan Baterai Lho

Sebaliknya, Xiaomi justru memperoleh pangsa pasar sangat besar yakni 16 persen hanya dalam kurun waktu dua tahun. Tercatat perusahan teknologi kenaman Tiogkok ini sebelumnya mencatat pangsa pasar 3 persen di tahun 2015 menjadi 19 persen di tahun 2017 kemarin.

Sementara itu dengan fakta tersebut, harga dari iPhone bsia dikatakan kemahalan. Kemduian karena tawaran fitur yang inovatif serta menarik di smartphone China serta ketertarikan sebagian besar orang dikawasan yang memilih smartphone harga ekonomis, menjadikan Apple sulit bersaing. Apple sulit bersaing dengan smartphone China, terutama di kawasan Asia yang notabennya menginginkan produk berspesifiaksi tinggi dengan harga terjangkau.

Baca juga : Waduh.. Karena Tak Laku, Apple Pangkas Produksi iPhone X

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here