Snapchat Bakal Berhentikan 100 Pegawai? Benarkah?

0
750
Trobosan Terbaru Kacamata Snapchat Sudah Mulai Beredar, Apa Namanya?
Copyright ©CNet

Kira-kira Kenapa Ya Snapchat Bakal Berhentikan 100 Pegawai?

Oketekno.com – Belum lama ini muncul dugaan bahwa Snap Inc akan kembali melakukan pengurangan sejumlah tenaga kerjanya. Perusahaan pemilik aplikasi ephemeral messaging, Snapchat itu disinyalir bakal memangkas sekitar 100 orang karyawan.

Namun jumlah ini mungkin terlihat cukup kecil jika dibandingkan dengan jumlah karyawan yang mencapai 3000 orang di akhir tahun lalu, tapi konon mewakili 10 persen dari tim engineering dan merupakan PHK terbesar yang pernah dilakukan oleh Snap.

Seperti yang diketahui, ini merupakan yang keempat kalinya yang dilakukan Snap dalam setahun terakhir. Di tahun 2017 silam, perusahaan tersebut dikabarkan telah memberhentikan beberapa karyawan yang berasal dari divisi hardware dan rekrutmen.

BACA JUGA: Satu Kicauan dari Artis Hollywood Ini, Snapchat Rugi Rp19,5 Triliun!

Kemudian pada awal bulan Januari 2018, Snap kembali menguumkan kabar buruk yakni dengan merumahkan sekitar 20 orang. Dari jumlah 20 orang tersebut kebanyakan dari divisi konten. Dan jumah pegawai yang diberhentikan dalam rangkaian PHK sebelumnya tak sebanyak kali ini.

Copyright©Theverge

Sementara itu harga saham Snap relatif tidak terpengaruh dengan adanya kabar pemangkasan karyawannya, kabarnya tetap bertahan di kisaran 18 dollar AS, atau masih di atas harga IPO sebesar 17 dollar AS dalam perdagangan hari Rabu, 7 Maret 2018 kemarin.

BACA JUGA: Tak Puas dengan Update, Pengguna Snapchat Banyak yang Protes!

Belakangan ini sepertinya Snap memang tengah dihadapkan oleh berbagai kesulitan karena membuat terobosan yang tidak sukses di bidang hardware seperti kacamata berkamera Spectacles dan terkait rencana pembuatan drone yang mengalami perkembangan.

Yang terakhir yakni masalah desain Snapchat yang memicu kontroversi di kalangan pengguna aplikasi tersebut. Bahkan Snap pun kabarnya juga menunda pemberian uang bonus untuk karyawan di akhir tahun lalu lantaran perusahaan tak mampu mencapai target yang telah ditentukan sebelumnya.

Kendati begitu, Evan Spiegel yang merupakan CEO Snap mendapatkan bonus saham bernilai 637 juta dollar AS pada tahun yang sama, sebab Evan sukses melancarkan proses penawaran perdana saham (IPO).

Beberapa waktu lalu, dikabarkan ada sekitar 1,2 juta pengguna Snapchat menyampaikan keluhannya terhadap pembaruan aplikasi itu. Dari keluhan tersebut, terlihat bahwa mereka sedikit kecewa. Sebab di update terbaru ini, banyak pengguna yang kesulitan dalam melihat konten milik teman mereka. Ada juga yang menyebut bahwa sejumlah fitur terbaru yang hadir dalam pembaruan aplikasi itu dianggapnya tidak penting.

BACA JUGA: Kini Snapchat Stories Bisa Dinikmati dari Sosial Media Lain!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here