Facebook Dkk Diblokir di Sri Lanka, Apa Ini Penyebabnya?

0
777
facebook-6
Copyright ©zdnet

Facebook Dkk Diblokir di Sri Lanka? Kok Bisa?

Oketekno.com –  Mengejutkan, jejaring sosial Facebook kembali di blokir. Kali ini, FB diblikir beserta anak perusahaannya, yakni WhatsApp dan Instagram di blokir Sri Lanka. Belum lama ini pemerintah wilayah tersebut memerintahkan penyedia layanan internet (ISP) untuk memblokir sementara waktu.

Seperti yang dilaporkan oleh New York Times, juru bicara pemerintah Sri Lanka Harindra B Dassanayake mengatakan, “Platform ini diblokir lantaran mereka menyebarkan dan memicu ujaran kebencian.”.

Dassanayake menambahkan, bahwa pemerintah menduga kuat bahwa berita palsu memotivasi berkembangnya serangan kekerasan. Bahkan di jejaring sosial FB, dilaporkan ada sekelompok orang yang saling berbagi informasi cara merakit bom. Rupanya pernyataan tersebut makin dikuatkan dengan adanya laporan dari LSM Freedom House yang mengatakan bahwa ujaran kebencian terhadap minoritas terus ditemukan di berbagai platform media sosial, dan terutama FB.

BACA JUGA: Kini Panggilan Video Sudah Tersedia di Facebook Messenger Lite!

Pihak pemerintah meminta untuk segera memblokir FB dkk hingga aplikasi pesan Viber merupakan bagian dari tindakan darurat nasional yang dilaksanakan menyusul adanya kekerasan di wilayah Kandy. Menurutnya, pemblokiran ini hanya akan berlangsung sementara. Kendati demikian pemerintah Sri Lanka menuding bahwa aplikasi besutan miliarder muda Mark Zuckerberg ini tak melakukan tidakan apapun untuk mengatasi banyaknya informasi hoax dan propaganda yang kerap menimbulkan kekacuan.

Copyright©fossbytesfac

Disatu sisi, Regulasi Telekomunikasi Sri Lanka dalam sebuah pernyataannya mengatakan bahwa pemblokiran ini sangat dibutuhkan guna mengetahui siapa saja yang telah membagikan ujaran kebencian hingga memicu kekerasan terhadap umat muslim di Kandy.

BACA JUGA: Dianggap Menjiplak, BlackBerry Resmi Tuntut Facebook dkk!

Sementara itu,  terkait pemblokiran platformnya di Sri Lanka, akhirnya Facebook pun merilis sebuah pernyataan resmi. “Kami memiliki aturan yang jelas terkait ujaran kebencian dan hasutan terhadap kekerasan, kami bekerja keras untuk mencegahnya dari platform kami. Kami menanggapi situasi di Sri Lanka dan berhubungan dengan pemerintah dan LSM untuk mengidentifikasi dan menghapus konten semacam itu” Ungkap FB dalam pernyataan resminya.

Platform ini pun menyebut ada seseorang yang mengerti tentang situasi di Sri Langka melaporkan pada CNBC, membatasi akses penduduk ke internet akan menghalangi sejumlah orang yang melakukan komunikasi selama masa kriris. Disatu sisi dalam menanggapi pernyataan FB, pemerintah Sri Lanka mengakui bahwa Facebook cukup kooperatif.

BACA JUGA: Gak Perlu Ribet, Inilah Cara Tambah Teman Facebook Gunakan QR Code!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here