Pengamat Jelaskan Informasi Tersembunyi yang Ada di NIK dan KK!

0
4593
Copyright ©KOmpas

Pengamat Jelaskan Informasi Tersembunyi yang Ada di NIK dan KK! Apa Saja?

Oketekno.com – Seperti yang kita ketahui, program registrasi kartu SIM prabayar dengan menggunakan NIK dan KK hingga detik ini masih menuai kontroversi. Muncul kecurigaan data itu dibocorkan atau disalahgunakan oleh oknum tak tak bertanggung jawab baik  itu dari sisi pemerintah maupun swasta.

Namun Rudiantara yang merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) mengatakan bahwa pemerintah menjamin data masyarakat tidak akan bocor. Sebab berbagai data masyarakat sekalipun tidak pernah dipegang oleh Kominfo atau operator telekomunikasi, melainkan langsung masuk ke Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) untuk validasi identitas pelanggan kartu SIM prabayar.

Meski begitu, Koordinator Regional SAFEnet, Damar Juniarto menilai bahwa program registrasi kartu SIM prabayar menghimpun terlalu banyak data pribadi. Meski sepertinya hanya KK dan NIK, namun dari data itu ada beberapa informasi penting lain.

BACA JUGA: Registrasi Kartu SIM Prabayar Bisa Kok Pakai NIK Orang Lain, Tapi Syaratnya…

Terkait hal itu Damar menjelaskan NIK seseorang memberikan informasi kode provinsi, kode kota/kabupaten, kode kecamatan, tanggal lahir, bulan lahir, tahun lahir, dan nomor komputerisasi. Hal ini berarti NIK dapat menjelaskan asal usul hingga usia seseorang.

Copyright ©Liputan6

Sedangkan KK dapat memberikan informasi penting yang lengkap dan dikatakan lebih personal  mencangkup data keluarga lain seperti nama orang tua, tempat tanggal lahir, pendidikan, pekerjaan, hingga ke status perkawinan.

BACA JUGA: Belum Registrasi Kartu SIM Prabayar, 55 Juta Pelanggan Kartu SIM Terancam Kena Blokir!

“Jadi itu dapatnya banyak. NIK dan KK itu dapat keping-keping informasi yang kalau disatukan bisa mengidentifikasi seseorang. Ibaratnya seperti kepingan-kepingan lego yang nggak berbentuk, lalu kalau disusun bakal ada identitasnya,” Ungkap Damar dalam iskusi soal UU Perlindungan Data Pribadi, di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Selasa 13 Maret 2018.

Lebih lanjut Damar mengatakan bahwa program ini menghimpun informasi detail dari KK, NIK, serta ipv4/6 yang merupakan serangkaian nomor identitas di setiap perangkat, seperti pengenal individual yang cukup unik. “Data yang dikumpulkan ini membentuk profil. Tolong pemerintah perjelas lagi peruntukan data ini untuk apa saja? Kenapa harus pakai KK? Sudahkah ada uji keamanan? Bagaimana penanggulangan atas penyalahgunaan?,” Kata  Damar yang penasaran.

Damar menilai bahwa UU Perlindungan Data Pribadi makin penting untuk segera di sahkan. Tak hanya itu, ia juga merekomendasikan beberapa aspek yang sangat perlu untuk dipertimbangkan oleh pemerintah. Sementara itu Registrasi kartu SIM tersebut dimulai sehak 32 Oktober 2017 lalu hingga 28 Februari.

BACA JUGA: NIK dan KK Registrasi Kartu SIM Ternyata Tidak Bocor,Tapi Ini Masalahnya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here