Ini Alasan Kenapa Aturan Powerbank Masuk Pesawat dalam Wh Bukan mAh!

0
540
Copyright ©Detik

Alasan Kenapa Aturan Powerbank Masuk Pesawat dalam Wh Bukan mAh!

Oketekno.com – Para calon penumpang harus mengetahui kapasitas daya powerbank yang akan dibawanya ketika akan naik pesawat. Seperti yang diketahui, ada rumus yang telah ditentukan oleh Kementerian Perhubungan untuk menghitung daya dalam satuan watt-hour (Wh).

Kementerian Perhubungan resmi mengeluarkan sebuah aturan tentang powerbank yang tak boleh di bawa masuk ke dalam pesawat melalui SE Keselamatan Nomor 015 Tahun 2018. Terkait Aturan Powerbank Masuk Pesawat ini, berarti yang boleh di bawa masuk hanya yang memiliki daya per jam (Wh) dan tidak melebihi 100 Wh. Sementara untuk peralatan yang memiliki daya lebih dari 160 Wh (100 ≤ Wh ≤ 160), harus mendapatkan persetujuan terlebih dulu dari maskapai dan diperbolehkan untuk dibawa maksimal dua unit per penumpang.

Sedangkan Powerbank yang tak mencantumkan jumlah Wh, Kementerian Perhubungan memberikan panduan untuk mendapatkan Wh. Namun sayangnya hal ini malah membingungkan sebagian orang. Bukan tanpa alasan, sebab pada umumnya hanya mencantumkan angka dalam miliamphere (mAh) sebagai standar satuannya.

BACA JUGA: Yeay… Kini Hapus Pesan Terkirim Whatsapp Mendapat Tambahan Waktu!

Sementara itu Lucky Gadget yang merupakan pengamat gadget mengatakan bahwa standar penulisan dari powerbnak yang menggunakan mAh, serupa pada Smartphone. Umumnya kapasitas Wh juga dicantumkan dengan tulisan lebih kecil pada powerbank yang memiliki standart internasional.

Copyright ©Powerbank

“Umumnya sudah pasti ada mAh. Tidak semua powerbank mencantumkan Wh. Tetapi powerbank dengan standar internasional selalu ada Wh-nya juga,” ungkap Lucky.

BACA JUGA: Muncul Hasil Bencmark Xiaomi Mi 7 Berbekal RAM 6 GB!

Lantas kenapa Aturan Powerbank Masuk Pesawat disebut dalam Wh, terkait hal ini Lucky mengatakan bahwa tidak semua baterai punya  voltage yang sama. “Baterai yang dibawa ke penerbangan bermacam-macam. Ada baterai laptop, powerbank, kamera, baterai AA, dan lain-lain. Voltage antara perangkat tersebut berbeda-beda. Standar mAh pun bisa beda-beda tiap baterai, tergantung voltage-nya. Jadi standarnya Wh. Wh = Ah x V,” Jelasnya.

Jika hanya mencantumkan satan mAh, maka untuk bisa mengetahui angka dalam Wh,  angka dalam satuan mAh dibagi 1.000 untuk mendapatkan satuan dalam Ah, dan kemudian dikali V.

Misalnya saja memiliki kapasitas 10.000 mAh. Maka jumlah dayanya dalam satuan Ah yakni 10.000: 1000 = 10 Ah. Lalu angka itu dikalikan dengan voltagenya. Misal voltagenya 3,86 V. Maka, Wh = 10 Ah x 3,86 V = 38,5 Wh. Berarti ini dinyatakan memenuhi standar terkait Aturan Powerbank Masuk Pesawat, tentunya diperolehkan dibawa.

BACA JUGA: Benarkah Ada Samsung Galaxy S9 Versi Microsoft Edition?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here