Gara-Gara Dikecam oleh Artis Hollywood Ini, Snapchat Lagi-Lagi Merugi Rp 11 Triliun!

0
781
aplikasi snapchat

Snapchat Lagi-Lagi Merugi Rp 11 Triliun, Ini Alasannya!

Oketekno.com –  Belum lama ini Snapchat dikabarkan mengalami kerugian hingga mencapai US$ 800 juta atau senilai Rp 11 triliun. Rumor menyebut bahwa kerugian ini terjadi setelah Rihanna melayangkan kecaman pada aplikasi tersebut.

Di lansir dari CNN Money pada hari Selasa 20 Maret 2018, Rihannya mengecam setelah kemunculan sebuah iklan tak pantas di platform tersebut. Akibat dari keluhan Rihanna, saham Snap Inc kabarnya langsung anjlok sekitar 4 persen hingga menyebabkan kerugian sebesar Rp 11triliun dari nilai pasarannya.

Seperti yang diketahui, konten yang mendapat kecaman dari bintang Holluwood ini adalah sebuah ilan gim “Would You Rather?”. Iklan tersebut mengajak pengguna bermain memilih dua opsi, yakni “Menampar Rihanna” atau “Memukul Chris Brown”. Chris merupakan mantan kekasih Rihannya, bahkan pada tahun 2009 silam Chris pernah dinyatakan bersalah setelah dirinya memukul Rihannya ketika keduanya bertengkar.

BACA JUGA: Snapchat Minta Maaf Terkait Iklan Tak Pantas Ini!

Pelantun lagu Umbrella ini langsung menuliskan pernyataannya melalui akun Instagram miliknya dan kemudian mengecam aplikasi tersebut. “Sekarang Snapchat, aku tahu kamu bukanlah aplikasi favoritku, tetapi aku mencoba untuk mencari tahu ada masalah apa dengan segala kekacauan ini,” tulis Rihanna.

Copyright ©

Tak cukup itu, Rihannya kembali mengecam aplikasi besutan Evan Spiegel tersebut. “Aku ingin menyebutnya kebodohan, tapi saya tahu kamu tidak bodoh. Kamu menghabiskan uang untuk sesuatu yang dengan sengaja akan membuat malu seorang korban kekerasan dalam pacaran (DV, dating violence) dan membuat lelucon tentang hal tersebut,” Kata Rihanna.

BACA JUGA: Gegara Jadikan Dua Bintang Hollywood Ini Sebagai Iklan, Snapchat Banjir Hujatan Lagi!

Sementara itu, kepada CNN Monkey  pihak aplikasi itu pun menyebut bahwa iklan itu memang sangat menjijikkan. Saat ini mereka tengah melakukan penyelidikan terkait kasus iklan ini kenapa bisa  muncul di platformnya. Dengan insiden ini, terungkap bahaya platform iklan self-service yang membuat perusahaan men-submit iklan tanpa negosiasi dan pengawasan. Dikatakan cukup banyak platform media sosial yang menggunakan metode ini.

Pihaknya mengatakan bahwa iklan yang ditampilkan pada platformnya mengharuskan pemilik platform untuk patuh terhadap kebijakan dari perusahaan. Bahkan mereka juga tidak mengizinkan ada konten yang menampilan adegan kekerasan. Belakangan ini Snapchat sering mendapat hujatan dari para penggunanya, terlebih setelah  adanya pembaruan aplikasi.

BACA JUGA: Waduh! Sticker GIF Instagram dan Snapchat Tidak Bisa Diakses, Kenapa Ya?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here