Smartphone Honor Telat Masuk Pasar Indonesia, Ini Kata Bos Honor!

0
1583
Honor
Copyright ©Detik

Bos Honor Beberkan Alasan Kenapa Smartphone-nya Telat Masuk Indonesia!

Oketekno.com – Diketahui, bahwa Honor resmi membuka bisnis di Indonesia. Tak mau tanggung-tanggung, mereka langsung memboyong tiga unit Smartphone Honor sekaligus diantaranya View 10, 7X dan 9 Lite.  Tapi disaat vendor Tiongkok lainnya sudah lebih dulu menyapa konsumen,  kenapa  Honor telat masuk ke Indonesia?

Dalam sebuah sesi wawancara, George Zhao selaku bos Honor menjelaskan, sebenarnya pihaknya sudah cukup lama mengincar pasaran ponsel pintar Indonesia. Namun saat itu pihaknya masih melakukan persiapan untuk benar-benar hadir di Tanah Air.

“Sebelum masuk ke Indonesia kami melakukan studi terlebih dahulu selama empat tahun. Kami memang baru di sini, tapi kami telah lebih dahulu ada di negara lain seperti Rusia, Prancis, Inggris, Amerika dan China,” Jelas Zhao di Hotel JS Luwansa, Jakarta, baru-baru ini.

BACA JUGA: Begini Strategi Honor Kalahkan Mantan Perusahaan Induknya di Dunia Smartphone!

Kemudian ia menjelaskan kalau selama ini pihaknya terus menyiapkan banyak hal untuk dapat menggebrak pasar ponsel Indonesia. Salah satunya seperti menjalin kerja sama dengan pabrikan lokal hingga merangkul distributor lokal. Agar bisa masuk ke Indonesia, mereka diwajibkan untuk memenuhi  tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) dengan standar 30%.

Honor
Copyright ©KOMPAS

Dalam urusan ini, perusahan tersebut berkerjasama dengan PT Sat Nusapersada yang berada di Batam. Dan setelah empat tahun lamanya, akhirnya mereka yakin untuk memasarkan Smartphone Honor ke Indonesia. “Setelah empat tahun melakukan studi saya yakin tak ada alasan lain untuk memenuhi pasar ini, jadi kami percaya diri untuk masuk ke pasar ini,” Jelas Zhao.

BACA JUGA: Honor 9 Lite, View 10 dan 7X Resmi Rilis di Indonesia, Berapa Harganya?

Honor menilai bahwa Indonesia adalah salah satu tempat strategis bisnis Smartphone yang potensial. Dari urutan pasar smartpone dunia, negara kita berada di urutan keempat setelah China, India, dan Amerika.

Tidak hanya itu, bos Honor ini juga tak lupa mengungkap potensi yang dimiliki oleh Indonesia yakni berasal dari pertumbuhan ekonominya yang bisa dikatakan sangat cepat. Kemudian alasan selanjutnya adalah banyaknya generasi anak muda serta pengguna internet di Indonesia.

Sementara itu mengenai harganya, ia mengatakan Smartphone Honor dibanderol nilai yang kompetitif. Misalnya 9 Lite dijual seharga Rp 2,499 juta. Kendati begitu ia menyadari bahwa untuk dapat memenangkan kompetisi dalam bisnis ponsel pintar tidak hanya didasari karena harganya yang murah, melainkan performa yang menarik.

BACA JUGA: Huawei Honor 9 Lite, Smartphone Murah yang Resmi Hadir di Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here