Pekan Ini Kominfo Bakal Panggil Lazada Terkait Masalah  Infinix Zero 5 “Made in China”!

0
5958
infinix
Copyright ©Kompas

Lazada Akan Dipanggil Kominfo Terkait Masalah  Infinix Zero 5 “Made in China”!

Oketekno.com – Kabarnya Kementrian Komunikasi dan Informatika Kominfo akan melakukan pemanggilan terhadap perwakilan toko online Lazada pada pekan ini juga. Pemanggilan ini dilakukan terkait adanya dugaan kecurangan Tingkat Komponen Dalam Negeri ( TKDN) untuk smartphone 4G Infinix Zero 5.

“Sedang kami hubungi. Semoga minggu ini kami bisa bertemu,” kata Plt. Direktur Pengendalian Ditjen SDPPI Kominfo, Nurhaeda, pada hari Rabu 28 Maret 2018.

Nurhaeda menjelaskan bahwa pihaknya ingin segera mengklarifikasi terkait beberapa hal ke toko online ternama di Indonesia itu. Salah satunya yakni mengenai pemasok yang mendistirbusikan Infinix Zero 5 “Made in China” dengan kartu garansi Indonesia.

BACA JUGA: Infinix Zero 5 Curangi TKDN Indonesia?

Seperti yang diketahui sebelumnya, ponsel tersebut diklaim sudah punya sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri ( TKDN) 30 persen, dengan skema hardware pada Januari 2018. Hal ini berarti, pemasaran ponsel pintar yang mendukung jaringan 4G itu untuk konsumen Indonesia harus dirakit di dalam negeri, serta menggunakan label Made in Indonesia.

Copyright©techzone

Namun, Infinix Zero 5 “Made in China” dengan kartu garansi Indonesia malah ditemukan di situs jual beli online Lazada. Terkait masalah ini, Agus Supangat selaku Country Manager Assistant Infinix Indonesia, menuturkan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan investigasi ke sejumlah distributor. “Kami masih berkoordinasi dengan distributor kami untuk menyelesaikan masalah ini sebagai langkah untuk memastikan bahwa semua produk di pasar berasal dari sumber lokal,” Jelas Agus.

BACA JUGA: Ternyata Begini Proses Produksi Infinix Hot S3 di ARM!

Sementara itu, Mochamad Hadiyana, yang merupakan Direktur Standardisasi Perangkat Pos dan Informatika Kominfo, menjelaskan bahwa pemerintah akan segera mengambil tindakan tegas kepada pelaku yang telah melanggar TKDN. Adapun hukum bagi pihak pelanggar yakni tertulis dalam Pasal 52 UU RI No. 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi. Bunyinya sebagai berikut.

“Barang siapa memperdagangkan, membuat, merakit, memasukkan dan atau mengunakan alat dan perangkat telekomunikasi di wilayah Negara RI yang tidak sesuai dengan persyaratan teknis sebagai mana dimaksut dalam pasal 32 ayat 1 dipenjara paling lama 1 Tahun dan atau denda 100.000.000,- ( seratus juta rupiah)”.

TKDN merupakan nilai presentasi komponen produksi buatan Indonesia yang digunakan dalam produk yang sudah menggunakan jaringan 4G. Agar sebuah ponsel bisa masuk, minimal angkanya adalah 30 persen. Ketika peluncuran Zero 5 pada Junuari lalu, Infinix mengatakan pihaknya telah memenuhi TKDN yang diwajibkan oleh pemerintah melalui jalur hardware. Bahkah mereka bekerjasama dengan dua pabrik untuk tempat perakitan perangkatnya.

BACA JUGA: Pabrik Indonesia Ini Jadi Tempat Produksi Smartphone Infinix!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here