Super Slow-Mo Bakal Jadi Primadona Medsos Tahun Ini?

0
806
Copyright ©uSwitch

Super Slow-Mo Bakal Jadi Primadona Medsos? Ini Alasannya!

Oketekno.com Seiring bermunculannya Smartphone yang dapat mengakomodir video gerakan lambat atau slow motion, bukan tidak mungkin kalau fitur Super Slow-Mo ini dipercaya akan jadi tren khususnya di media sosial pada tahun ini.

Hal ini dikatakan langsung oleh seorang fotografer bernama David Soong.  Menurut David,  jika sebelumnya sudah ada fitur boomerang yang sempat meledak di media sosial terutama di jejaring media sosial Instagram, tapi kini giliran video slow-mo yang mengambil alih.

Bukan tanpa alasan, David mengatakan bahwa  konten visual seperti video dipercaya dapat menarik perhatian pengguna lain dalam IG. Bukan hanya itu saja, pria yang mendirikan layanan fotografi bernama Sweet Escape ini mengklaim bahwa proses pembuatan video slow motion tidak susah seperti dulu.

BACA JUGA: Dirilis Besok, Ini Lho Negara Pertama yang Disambangi Nokia 7 Plus!

“Bikin video slow motion itu effort-nya gede banget. Harus punya kamera yang harganya ga murah, belum lagi laptop yang harus kuat rendering buat mindahin file-nya,” Kata David.

Copyright ©uSwitch

Berkat hadirnya Smartphone yang dibekali dengan kemampuan yang dapat memberikan hasil video slow motion berkualitas apik, membuatnya percaya bahwa kini semua orang bisa membuat rekaman yang berisi gerakan super lambat tersebut. Tapi satu hal yang harus diperhatikan saat memafaatkan fitur Super Slow-Mo adalah memperhatikan konten dari video itu sendiri.

BACA JUGA: Samsung Galaxy J8 dan Galaxy J8 Plus Akan Meluncur dengan Daya Baterai Berbeda!

Baginya, menghadirkan konten tidak hanya soal kreatifitas dan kualitas, akan tetapi juga lebih dekat dengan keseharian sang kreator itu sendiri supaya mampu memikat perhatian banyak orang. Bahkan apa yang dikatakan David senada dengan hasil riset yang dilakukan oleh Hubspot.

Diketahui, data dari perusahaan AS yang bergerak dalam bidang pengembangan software ini menunjukkan bahwa 54% pengguna internet pernah mengunggah foto atau video yang mereka sendiri. Tidak hanya itu saja, konten yang dekat dengan keseharian memiliki jumlah penonton lebih banyak.

“Momen sehari-hari itu ada banyak banget. Kalau saya seringnya main sama keluarga. Kalau lagi norak-noraknya, apa aja saya bikin slow-mo,” Kata David lagi.

Bukan hanya itu saja, ada pula sejumlah momen keseharian yang bisa dikreasikan dalam menciptakan konten  Super Slow-Mo yang lebih berkesan. Misalnya ketika bepergian, olahraga, atau ketika momen romantis.

BACA JUGA: Nokia 9 Pastikan Mampu Lumpuhkan Smartphone Tiga Kamera Huawei Ini?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here