Samsung Galaxy A6 dan A6+ Hadir dengan Chip Berbeda, Kenapa?

0
1061
Samsung Galaxy A6 dan A6+
Copyright ©Merdeka

Generasi Milenial Tidak Terlalu Mempertimbangkan Hal Ini

Oketekno.com – Kemarin perusahaan Samsung secara resmi telah meluncurkan dua perangkat Smartphone yang ditujukan untuk generasi milenial dengan mengandalkan sensor kamera dan beberapa fitur canggih lainnya. Akan tetapi, ada yang unik dari Samsung Galaxy A6 dan A6+, yaitu terletak pada komponen chip yang tersematkan.

Seperti yang telah kita tau bahwa Samsung Galaxy A6 telah hadir dengan chip processor Exynos 7870, sedangkan untuk Smartphone Galaxy A6+ hadir dengan chip Qualcomm Snapdragon 450. Sedangkan untuk beberapa spesifikasi lainnya tidak terlalu jauh berbeda.

Simak Nih: Samsung Galaxy J6 Segera Diluncurkan, Terkaan Spek Kuncinya Beredar!

Lantas apa yang membuat pihak Samsung menghadirkan komponen chip processor yang berbeda antara Samsung Galaxy A6 ini dengan Galaxy A6 Plus? Berikut ungkapan penjelas yang telah diungkap oleh salah satu perwakilan dari perusahaan asal Korea Selatan tersebut.

Duo Galaxy A6
Copyright ©Liputan6

“Kenapa A6 Plus diperkuat 450 sementara A6 pakai Exynos 7870? Seperti kita lihat, A6 sudah pas bila arsitekturnya memakai Exynos. Sementara, A6 Plus butuh Snapdragon 450 untuk mendukung Dual Camera” seperti itulah yang dikatakan oleh Head of IM Product Marketing Samsung Electronics Indonesia bernama Denny Galant pada hari ini, 8 Mei 2018 di Bali.

Ketahui Yuk: Dapatkan Sertifikasi TENAA, Galaxy S8 Lite Segera Meluncur?

Selain itu, ia juga mengatakan kalau komponen chip processor Exynos ini saja sudah cukup canggih, apalagi proses produksinya juga sudah menggunakan fabrikasi 14nm. Untuk chip ini diklaim teah hadir dengan performa lebih powerfull jika dibandingkan dengan versi sebelumnya, selain itu ketahanan terhadap baterai juga baik.

Di kesempatan yang sama, IM Marketing Director Samsung Electronics Indonesia bernama Jo Semidang juga memberikan kejelasan terhadap perbedaan penyematan komponen chip yang berbeda. Ia mengatakan kalau kita tidak usah pusing akan perbedaan tersebut, karena kaum milenial juga tidak terlalu memandang jenis chip yang dihadirkan.

“Untuk segmen ini juga saya sudah bertanya, ternyata (pengguna) milenial tidak serinci itu. Tidak melihat komponen. Seperti beli mobil atau sepatu bila luarnya sudah keren, tidak melihat lagi sisi dalamnya” ungkapan yang keluar dari Jo. Selain itu, Ia juga memberikan penegasan kalau Duo Samsung Galaxy A6 tidak pernah menjual chipset dan melainkan berusaha memberikan totalitas terhadap sang penggunanya.

baca juga: Samsung Galaxy A6 dan Galaxy A6 Plus Dirilis di Indonesia, Ini Harga Resminya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here