Sama-sama Jadi Sarang Hoax, Tapi Sistem Filter Facebook Lebih Unggul Ketimbang Sosmed Ini

0
615
Facebook Phone
Copyright©TribunNews

Hoax Facebook Turun, Pesaingnya Malah Alami Peningkatan

Oketekno.com – Popularitas sosial media semakin bertambah saja dari waktu ke waktu, melalui berbagai layanan yang sudah disediakan, mereka bisa melakukan lebih banyak hal dengan mudah dan cepat. Tidak hanya komunikasi saja, kita juga bisa memberikan informasi kejadian secara langsung, cepat dan akurat kalau memang itu benar.

Contohnya saja seperti Facebook dan Twitter, ketika ada informasi baru mengenai suatu kejadian, kedua layanan tersebut selalu menjadi yang teratas untuk penyebaran berita tentang segala peristiwa dalam kejadian itu. Akan tetapi tidak semua pengguna sosmed baik dan bijak, beberapa kalangan justru memanfaatkan cepatnya penyebaran informasi di kedua layanan tersebut sebagai sarang Hoax.

Simak Nih: Cara Menghapus Seluruh Foto FB Secara Permanen Hanya dengan 1 Klik

Tau tentang layanannya yang sering kali dimanfaatkan untuk kejadian seperti itu, pihak pengembang Facebook dan Twitter berupaya dengan maksimal untuk memberantas segala jenis konten Hoax. Kedua sosmed ini sama-sama menjadi sarang Hoax, akan tetapi FB lebih gesit memberantas informasi Hoax jika dibandingkan dengan Twitter.

Twitter Hoax
Copyright©TribunNews

Menurut penelitian, Facebook memiliki kinerja yang baik untuk memberantas Hoax jika dibandingkan dengan Twitter selama periode 2015 hingga pertengahan Juli 2018 kemarin. Sebagaimana yang telah dikutip dari The Verge, bukti bahwa FB memiliki kinerja yang lebih baik jika dibandingkan dengan Twitter ini tertuang dalam hasil penelitian melalui lebih dari 570 situs web oleh Universitas Stanford dan Universitas New York, Amerika Serikat. Untuk situs web tersebut dijadikan sebagai produsen Hoax menurut kelompok peneliti PolitiFact dan FactCheck.

Selain itu, penelitian ini juga mengungkap kalau Hoax di Facebook mengalami penurunan hingga 60%, sedangkan untuk platform Twitter malah mengalami peningkatan. “Kami menemukan hasil interaksi pengguna yang berhubungan dengan situs berita palsu, semakin meningkat di Facebook dan Twitter mulai awal 2015 hingga 2016, tepatnya pemilu AS selesai. Kemudian setengahnya menurun di Facebook dan meningkat di Twitter,” seperti itulah yang diungkap oleh tim peneliti dalam studi Tren Difusi Misinformasi di Media Sosial.

baca juga: Perlahan Tinggalkan Facebook dan Twitter, Pengguna Sosmed Mulai Beralih Kesini?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.