Facebook Cegah Perempuan Melihat Lowongan Pekerjaan?

0
331
ACLU Facebook Diskriminasi
Copyright©CTVNews

Ad-Targeting Facebook Dipermasalahkan Lagi

Oketekno.com – Walaupun sudah diminimalisir, akan tetapi kasus diskriminasi sepertinya masih sering terjadi, bahkan perusahaan teknologi besar seperti Facebook sekalipun diduga masih menerapkan sifat diskriminasi. Sebagaimana kasusnya yang baru-baru ini terjadi.

Kemarin lalu telah muncul informasi tudingan kalau Facebook telah melakukan diskriminasi dengan cara hanya menayangkan iklan lowongan kerja untuk kaum laki-laki saja, sehingga pengguna perempuan tidak bisa melihatnya.

Simak Nih: Sama-sama Jadi Sarang Hoax, Tapi Sistem Filter FB Lebih Unggul Ketimbang Sosmed Ini

Untuk tuduhan ini telah disampaikan oleh kelompok hak asasi Serikat Kebebasan Sipil Amerika (ACLU) dalam sebuah gugatan yang telah diajukan kepada United States Equal Employment Opportunity Commission, badan federal pengurus masalah yang terjadi di tempat pekerjaan.

Facebook Diskriminatif
Copyright©Mashable

ACLU telah menuding kalau Facebook menayangkan iklan lowongan kerja yang berasal dari 10 pihak, yang mana itu termasuk perusahaan pengembang software dan juga departemen kepolisian. Nah, permasalahannya yakni iklan lowongan ini diatur agar hanya pengguna Facebook berjenis kelamin pria saja yang dapat melihatnya, sedangkan wanita tidak bisa.

Dari informasi yang didapatkan dari The Verge, gugatan yang dilayangkan oleh ACLU ini mewakili dari 3 orang wanita yang merasa menjadi korban diskriminasi atas tindakan yang dilakukan oleh Facebook tersebut.

Ketahui Yuk: Perlahan Tinggalkan FB dan Twitter, Pengguna Sosmed Mulai Beralih Kesini?

Perlu diketahui bahwa memang platform raksasa sosial media tersebut memiliki kemampuan ad-targeting untuk menayangkan iklan di kalangan tertentu saja, sesuai dengan keinginan para pengiklan. Akan tetapi dari gugatan yang dilayangkan oleh ACLU ini, sistem tersebut juga bisa digunakan untuk melakukan tindakan diskriminatif.

ACLU mengungkap kalau Facebook tidak melakukan pencegahan terhadap pengiklan untuk menarget gender tertentu. Tidak hanya itu saja, beberapa pengiklan lowongan kerja juga terkena tuduhan lantaran menarget calon tenaga kerja dari kalangan umur tertentu saja.

Mengenai hal tersebut, Joe Osborne selaku menjadi Juru bicara Facebook telah mengungkap kalau perlakukan diskriminatif ini dilarang keras dalam perusahaannya. “Kami sedang mempelajari keluhan terkait,” begitulah yang diungkapnya.

Tindakan semacam ini sebelumnya pernah terjadi di Facebook dimana saat itu pemasang iklan rumah secara spesifik menargetkan ras tertentu saja sehingga dituding bersifat rasis. Dengan begitu perusahaan yang dipimpin oleh Mark Zuckerberg ini melakukan tindakan yakni menghapus 5.000 kategori iklan yang memungkinkan pengiklan telah memberikan target kepada kelompok etnis tertentu.

baca juga: FB Berambisi Kembangkan Fitur Fact Checking Untuk Hal Ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.