Waspada! Telegram Desktop Bisa Bocorkan Alamat Pengguna

0
351
Telegram Touch
Copyright ©Al Jazeera

Penemu Bug Dapat Hadiah Puluhan Juta

Oketekno.com – Tentu sebagian besar kalangan pasti mengetahui kalau Telegram merupakan salah satu layanan pesan instant yang terkenal akan tingkat keamanannya yang sangat tinggi. Bahkan banyak yang mengatakan kalau aplikasi ini menjadi yang paling aman sehingga sering dimanfaatkan oleh para Teroris untuk menjalin komunikasi satu sama lain.

Akan tetapi belum lama ini telah dilaporkan kalau layanan pesan instant paling aman tersebut memiliki celah keamanan yang bisa dimanfaatkan oleh para hacker. Dhiraj Mishra selaku menjadi peneliti keamanan telah mengungkap kalau dirinya menemukan jika aplikasi Telegram Desktop telah membocorkan alamat internet Protocol atau biasa dikenal dengan IP.

Simak Nih: Telegram iOS Diperbarui, Kinerja Lebih Cepat dan Responsif

Untuk kebocoran alamat IP ini berlangsung selama pengguna melakukan panggilan suara karena jaringan peer-to-peer. Dengan begini sudah jelas kalau privasi pengguna sudah tidak akan terjamin lagi keamanannya untuk sementara ini hingga bug tersebut bermasalah.

Pesan Telegram
Copyright ©Liputan6

Beda dengan para pengguna aplikasi Telegram mobile dimana mereka dapat mematikan panggilan peer-to-peer sehingga mereka masih tetap bisa menjaga informasi rahasianya dari pihak ketiga. Sedangkan untuk para pengguna Dekstop tidak ada opsi untuk mematikan fitur yang dimaksud.

Ketahui Yuk: Cara Download Video dari Pesan Telegram

Dari informasi yang didapatkan dari laman Engadget telah menyebutkan kalau masalah ini dapat mengungkap lokasi IP dari sang pengguna serta membuka jalan yang lebar untuk melancarkan serangan kejahatan Dunia Maya.

Akan tetapi pihak pengembang telegram tidak membutuhkan waktu lama dan langsung bergerak cepat untuk menanggapi permasalahan tersebut. Saat ini sudah tersedia Telegram V1.3.17 Beta atau V1.4. Melalui pembaruannya ini para pengguna sudah bisa mendapatkan opsi untuk mematikan panggilan peer-to-peer sepenuhnya, atau mungkin membatasinya hanya pada orang-orang yang ada dalam kontak saja.

Atas jasa mengenai temuannya tersebut Mishra langsung mendapatkan hadiah sebesar US$ 2.300 atau setara dengan Rp 34.4 juta dari Telegram. Dengan adanya celah ini telah mengingatkan kita kalau tidak bisa mengasumsikan sebuah aplikasi akan sangat aman, sebab apapun bisa memiliki kelemahan yang dapat merugikan pengguna, namun yang perlu dinilai adalah seberapa cepat pihak pengembang memperbaikinya.

baca juga: WhatsApp Tidak Punya, Ini 7 Fitur Telegram yang Lebih Seru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.