Tombol Like di Twitter Dihapus, Inikah Alasannya?

0
961
TOmbol Like
Copyright©Telegraph

Twitter Segera Hapus Tombol Like

Oketekno.com – Bagi kalian yang suka dengan sosial media khususnya main Twitter, tentu sudah tidak asing lagi kan dengan namanya Retweet dan juga like? Yups, kedua tombol ini sering kali dijadikan ukuran dalam survei individu para pengguna Twitter. Dengan begitu, banyak permasalahan yang disebabkan dengan adanya kedua tombol tersebut.

Akan tetapi belum lama ini terdengar kalau pihak pengembang segera melenyapkan tombol “Like” dan juga “Suka”. Perlu diketahui bahwa untuk tombol ini telah menggantikan tombol sebelumnya yang bernama “Favorit” sejak tahun 2015 silam. Yang awalnya berbentuk bintang, menjadi hati.

Simak Nih: Cara Hubungkan Facebook dengan Twitter, Posting di 2 Sosmed Sekaligus

Nah untuk kedepannya, raksasa sosial media berlogo burung biru tersebut memiliki niat untuk meniadakan ikon “Hati” tersebut. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas perdebatan yang terjadi di platform media sosial besutannya tersebut.

twitter remove like button
Copyright©Vox

Dari informasi yang didapatkan dari Telegraph telah mengungkap kalau CEO Twitter bernama Jack Dorsey telah membuat pengakuan pada saat event pekan lalu, ia mengatakan kalau dia “Bukan penggemar tombol berbentuk hati” dan perusahaan akan menghapusnya “segera”.

Ketahui Yuk: Perlahan Tinggalkan Facebook dan Twitter, Pengguna Sosmed Mulai Beralih Kesini?

Tentu saja pernyataan tersebut telah membuat banyak pengguna Twitter terkejut lantaran mereka menganggap kalau ikon tersebut merupakan fungsi inti dari platform jejaring sosial media tersebut. Perusahaan mengklaim kalau tombol berbentuk hati ini kemungkinan menjadi sumber “Kecanduan sosial media” di antara pengguna. Fungsi suka juga memicu fenomena dimana banyak pengguna menghapus postingannya lantaran tidak menerima banyak “Suka”.

Disisi lain, pihak pengembang memiliki rancangan baru untuk mengganti ikon tersebut yakni memperkenalkan fitur “Bookmark”. Dengan fitur ini nantinya pengguna dapat menyimpan tweet tersebut secara pribadi dan diharapkan itu dapat menggantikan sistem “Like” yang tengah populer saat ini.

“Bereksperimen dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan perubahan, semua dengan tujuan untuk memastikan kami memberi insentif pada perilaku yang tepat untuk mendorong percakapan yang sehat.” Seperti itulah yang dikatakan oleh juru bicara Twitter. Namun, sampai saat ini masih belum ada konfirmasi resmi tentang perubahan ini bakal diberlakukan, besar kemugkinan akan diterapkan secepatnya.

baca juga: Cara Login Facebook, Instagram dan Twitter dalam 1 Aplikasi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here