Penjualan iPhone Melemah, Bos Apple Sebut Aksi Ini Jadi Penyebabnya

0
1296
iPhone XS
Copyright ©poderpda

Apple Sebut Masalah Penjualan iPhone 

Oketekno.comSeperti yang kita ketahui bahwa di tahun kemarin perusahaan Apple telah mengalami penyusutan jumlah pemasaran yang begitu banyak, bahkan dengan adanya kejadian tersebut perusahaan mengalami penurunan tahta dari vendor paling laris di Dunia dan harus rela menyerahkan gelar posisi kedua kepada Huawei.

Dan kemarin CEO Apple, Tim Cook telah memutuskan untuk merilis pedoman baru kepada para investornya mengenai laporan pendapatan pada kuartal fiskal pertama yang berakhir pada bulan Desember 2018 kemarin. Dalam penyampaiannya ini, turut disebutkan soal penurunan target pendapatan pada periode tersebut.

Simak Nih: Tahun Depan, Huawei Pastikan Jika Dirinya Lebih Baik dari Apple

Bahkan beberapa menit sebelum pengumuman itu dirilis, saham Apple kembali mengalami kemerosotan dalam sesi perdagangan after-hours. Dalam pernyataannya, Ia telah mengungkap kalau penurunan pendapatannya ini sebagian besar disebabkan oleh melemahnya jumlah unit iPhone yang terjual di pasaran. Tidak hanya itu saja, beberapa faktor pemicu lesunya penjualan juga disebutkan oleh Tim Cook.

Tim Cook Apple
Copyright ©CNBC

Salah satu faktor yang disalahkan oleh Apple terkait melemahnya penjualan iPhone adalah program ganti baterai iPhone lama yang dilakukan pada awal tahun 2018 kemarin lantaran banyak pengguna yang protes karena perusahaan asal Amerika Serikat tersebut diketahui sengaja membuat ponsel miliknya menjadi lemot.

Dalam program tersebut, harga baterai iPhone 6 kebawah menjadi lebih murah dimana yang awalnya senilai US$ 79, maka dalam program ini harganya menjadi US$ 29. Dan tentu saja banyak yang memanfaatkan momen ini untuk mengganti baterai pada perangkat miliknya. Dengan begitu, sebagian besar pelanggan juga memutuskan bertahan dengan perangkat miliknya karena baterai juga sudah berhasil diperbarui.

Apple menyebut kalau program itu telah menyebabkan penurunan pendapatan hingga 9 miliar dollar AS pada kuartal fiskal pertama, dimana awalnya 93 Miliar dollar AS, menjadi 84 miliar dollar AS. Kemudian ada pemicu lainnya yang menjadi dugaan penyebab masalah penurunan pendapatan, yakni kesulitan iPhone mahal terjual di Negara berkembang, perubahan kekuatan dollar AS, dan kurangnya minat konsumen untuk upgrade ke iPhone anyar.

baca juga: Apple Diketahui Melanggar Aturan yang Dibuatnya Sendiri, Gimana Nih?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.