Begini Tanggapan SinemArt Soal Tuntutan Ganti Rugi kepada RCTI Sebesar Rp 2,64 Triliun!

0
2043
SinemArt
Copyright©wowkeren

Begini Tanggapan SinemArt Soal Tuntutan Ganti Rugi kepada RCTI Sebesar Rp 2,64 Triliun!

Oketekno.com – Siapa sangka jika pindahnya sinemArt dari RCTI ke SCTV kini malah menjadi masalah hukum yang melibatkan keduanya. Dari putusan Pengadilan Negeri Jakarta Barat diketahui bahwa PT SinemArt Indonesia dan juga Leo Susanto diminta untuk minta maaf ke pihak RCTI.

Semua ini dikarenakan pihaknya dinilai telah melakukan wanprestasi. Kabarnya rumah produksi yang menaungi sinetron Anak Langit dan Berkah Cinta ini telah melanggar perjanjian karena telah menjual prohram acaranya ke perusahaan lain.

Tak hanya itu, kabarnya rumah poduksi ini juga dituntut untuk membayar sebanyak Rp. 2,64 triliun sebgaai ganti rugi. Walaupun begitu, Absul Aziz selaku humas mengatakan jika pihaknya sama-sekali tidak mengetahui tentang upaya hukum yang telah diajukan oleh RCTI ini.

Anak Jalanan
copyright ©Instagram/anakjalanan_rcti

Pasalnya, Leo Sutanto selaku pimpinan juga mengatakan bahwa dirinya sam-sekali tidak tahu menahu dengan tuntunan yang diakukan stasiun TV milik Hari Tanoe ini.

Melihat hal ini, sampai sekarang pihak SinemArt sendiri masih belum bisa memberikan bocoran tentang langkah-langkah yang akan dilakukan untuk menghadapi tuntutan tersebut. Apalagi kini pihak RCTI sendiri masih bungkam dan belum dapat dimintai konfirmasi.

Rumah Produksi yang dinaungi SCTV ini hanya mengethaui bahwa kerjasama mereka dengan pihak RCTI telah berakhir pada awal 2017. Bahkan hal ini sudah terputus usai masa kontrak keduanya dinyatakan berakhir.

SinemArt
Copyright©Instaram/sinemart_sctv

Hingga akhinrnya pihak produksi mulai dibeli dan berpindah ke SCTV. Saat ini sudah ada beberapa film milik SinemArt yang mampang di layar kaca SCTV.

Sebelum akhirnya pindah ke SCTV, rumah produksi yang dipimpin oleh Leo ini merasa jika idirnya telah memenuhi semua klausul kontrak dengan RCTI.

Dari putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Jakarta Barat dengan nomor 9/PDT.G/2017. PN. JKT. BRT. Dimana pihak rumah produksi yang berpindah ke SCTV ini diminta untuk memenuhi beberapa poin.

Yang pertama adalah transaksik saham PT. SinemArt ke PT Indonesia Entertainment Group batal. Kedua dan ketiga, pihak SinemArt dituntut membayar sebesar Rp. 2,64 triliun sebagai ganti rugi dan harus menggunakan 9 media nasional untuk merilis ucapan permintaan maaf mereka.

Baca juga : Bareng Rifky Balweel, Cut Meyriska Bintangi Sinetron Baru SCTV Besutan SinemArt!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY