Fakta Perjalanan Karier Choirul Huda Selama Membela Persela Lamongan!

0
1435

Bahkan hingga Choirul Huda meninggal di Stadion Surajaya yang merupakan kandang Persela Lamongan. Pria kelahiran 2 Juni 1979 itu bergabung dengan timnya sejak tahun 1999.

Persela dianggap sebagai hidup dan mati, ia juga menjadi pegawai negeri di pemerintah daerah Lamongan. Namun selama 18 tahun karirnya di dunia si kulit bundar, Huda tak pernah mau disebut legenda sepakbola.

Alasannya karena masih banyak pemain sepak bola lain yang pantas disebut sebagai legenda. Selama menjadi kiper Huda sudah melewati suka duka, kegagalan keberhasilan hingga kekalahan dan kemenangan yang dijadikan sebagai pelecut untik terus sukses.

Selamat jalan Choirul Huda, nama dan perjuanganmu di dunia sepak bola akan selalu kami kenang.

BACA JUGA : Tak Disangka, Ini Penyebab Ayah Sule Meninggal Dunia!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY