Mengenal Olaudah Equiano, Penulis Anti Perbudakan yang Jadi Google Doodle Hari Ini!

    0
    701
    Olaudah Equiano
    Copyright ©Google

    Mengenal Olaudah Equiano, Penulis Anti Perbudakan yang Jadi Google Doodle Hari Ini!

    Oketekno.comSenin, 16 Oktober 2017 pengguna internet pasti melihat ada Google Doodle. Tapi siapa sih pria dengan pena bulu ditangannya itu? yuk cari tahu siapa itu Olaudah Equiano!

    Hari ini mesin pencari di dunia maya sedang memperingati hari ulang tahun seseorang yang dijuluki sebagai Gustavus Vassa. Semasa hidupnya ia adalah seorang budak yang dibebaskan dan kemudian ikut mendukung sebuah pergerakan.

    Pergerakan kelompok untuk menghapus perdagangan perbudakan di Inggris Raya menjadi saksi perjalanan hidup Olaudah Equiano. Pria itu berasal dari Nigeria dan lahir pada 16 Oktober 1745.

    BACA JUGA : Sosok Eduard Khil Diperingati Jadi Google Doodle Hari Ini, Siapa Dia?

    Olaudah Equiano kemudian menetap di London dan memiliki pasangan bernama Susannah Cullen. Keduanya memutuskan untuk meresemikan hubungan pada tahun 1792. Mereka memiliki dua orang anak.

    Kisah Olaudah sampai saat ini masih dikenang oleh dunia karena dirinya ikut dalam gerakan anti dengan perbudakan di Afrika. Setelah adanya gerakan itu akhirnya keluarlah dekrit anti perdagangan budak dengan bentuk Slave Trade Act 1807 di Inggris.

    Olaudah Equiano
    Copyright ©Google

    Dengan adenya perjanjian yang telah dibuat maka perdagangan budak dikawasan Afrika dan Inggris hingga kolonial Britania Raya lainnya harus berhenti. Olaudah Equiano juga mengeluarkan Otobiografi yang menjadi hal pentung dalam penghapusan praktik tersebut.

    Otobiografi yang telah dikeluarkan itu disebut sebagai karya tulis dengan bentuk narasi pertama mengenai perbudakan. Jadi tal heran jika Google Doodle hari ini menunjukkan jika Olaudah Equiano membawa pena.

    BACA JUGA : Mengenal Sir John Cornforth, Sosok Ahli Kimia yang Jadi Google Doodle Hari Ini!

    Setelah berjuang untuk membebaskan kaum budak, perjuangannya harus terhenti pada 3 Maret 1979 di London, Inggris. Olaudah meninggal dunia, kabar tersebut membuat publik berduka karena dianggap seseorang yang berjasa.

    Bahkan informasi meninggalnya Olaudah Equiano juga telah diliput di sejumlah media besar di Britania dan Amerika. Kisahnya melawan perbudakan di abad ke-18 akhirnya bisa dikenang sampai saat ini.

    Hingga Google Doodle juga memperingati hari ulang tahun yang ke-272 tahun. Itulah sekelumit cerita yang dimiliki oleh pejuang budak dimasa lalu.

    BACA JUGA : Siapa Bagong Kussudiardja yang Jadi Google Doodle Hari Ini!

    NO COMMENTS

    LEAVE A REPLY